Air Kahuripan Dipercaya Permudah Jodoh

DIRESMIKAN: Bupati Cianjur, H Irvan Rivano Muhtar saat meresmikan tempat wisata Bukit Luhur Lembah Cikomoy, di Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung.

RADARCIANJUR.com – Kabupaten Cianjur merupakan daerah yang memiliki beragam sejarah dan budaya. Salah satunya Kecamatan Bojongpicung, dimana warga menyebutnya Bukit Luhur Lembah Cikomoy.

Konon Menurut cerita di masyarakat setempat, Bukit Luhur Lembah Cikomoy tersedia sumber mata air atau air kahuripan (kehidupan,red) yang katanya memiliki khasiat untuk mempermudah mendapatkan jodoh, dan kini menjadi objek wisata yang diresmikan langsung oleh Bupati Cianjur, H Irvan Rivano Muhtar, (11/9/2018).

Sambutan Bupati Cianjur, atau pemangku kebijakan nomor satu di Cianjur ini saat meresmikan objek wisata tersebut berpesan, bahwa tempat wisata Bukit Luhur Lembah Cikomoy tersebut harus bisa dikelola dengan baik, dan dapat se-kreatif mungkin menjaganya, sehingga bisa mengundang wisatawan luar maupun lokal.

Dengan harapan, nantinya masyarakat menjadi penasaran untuk berbondong bondong menikmati keindahan alam sekitar objek wisata tersebut.

Pihaknya mengucapkan selamat juga telah diundang untuk meresmikan wisata ada di Kecamatan Bojongpicung.

“Nantinya kedepan secara berkelanjutan, berharap dan semoga Desa Sukaratu ini dapat menjadi contoh untuk desa–desa lain. Artinya wisata tersebut bisa sebagai ikon baru juga percontohan bagi kecamatan lainnya yang ada di Cianjur. Agar lebih giat lagi menggali potensi wisata di desa masing-masing,” ujarnya.

Pembina Kelompok Penggerak Wisata (Kompepar) Wisata Bukit Luhur Lembah Cikomoy, Dihermawan mengatakan, banyak fasilitas di wisata ini.

Nah, selain bisa foto selfi, masih ada banyak fasilitas wisata lainnya. Seperti halnya ada kebun tatanen, jalur sepeda, tempat senam, aneka kuliner, taman kelinci, padepokan herbal, saung– saung dan sarana lainnya.

“Melalui adanya fasilitas sangat lengkap, tentu saja ini merupakan tempat wisata sangat cocok untuk masyarakat. Terutama untuk wisata sekaligus ajang edukasi,” ucapnya.

Masih menurut Wawan, adanya wisata juga diresmikan langsung oleh Bupati Cianjur itu salah satu impian dan harapan selama ini masyarakat Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung.

Ia menjelaskan, awal dari arti nama Lebah Cikomoy berasal dari nama seorang kasepuhan yang dulu pernah tinggal di lokasi wisata. Hal tersebut dibuktikan dengan keberadaan mata air yang memiliki rasa berbeda dengan dengan air pada umumnya, yakni berasa kemanisan. Bahkan menurut warga, sumber mata air tersebut tidak pernah surut meski dalam keadaan musim kemarau yang panjang.

“Menurut cerita di masyarakat menyebutkan, bahwa sumber mata air tersebut adalah air kahuripan, yang konon katanya memiliki khasiat untuk mempermudah mendapatkan jodoh. Tentunya berharap objek wisata ini dapat menarik minat pengunjung baik dari dalam maupun dari luar kota. Tujuannya agar dapat meningkatkan ekonomi warga setempat,” pungkasnya, Rabu (12/9).

(mat)