Kurang Perhatian, Pantai Jayanti Masih Kumu

CIANJUR– Pantai Wisata Jayanti salah satu destinasi wisata di Kampung Rancamareme Cipunage, Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, masih belum terjamah perhatian pemerintah, baik Pemkab Cianjur dan dinas terkait lainnya. Bahkan hingga saat ini masih perlu ada perhatian serius.

Warga setempat bilang, padahal salah satu wisata tersebut sangat berpotensi dan bisa menjadi primadona obyek wisata besar bagi para pengunjung. Baik pribumi maupun luar daerah, dengan adanya rest area pantai diselimuti pasir putih luasnya mencapai hektar, tapi sayangnya hingga kini masih belum tersentuh atau ditata dengan rapih melalui pembangunan.

Perlu ditata dengan rapih, dan perlu segera dibikinkan site plan. Pemerintah melalui beberapa dinas lainnya perlu bergerak cepat jemput bola, apalagi perikanan wisata di Kecamatan Cidaun ini sudah terkenal publik.

“Ya, namun kenyataannya kondisi tempat wisata masih nampak terlihat kumuh, serta banyaknya bangunan bagunan liar berdiri di bibir sisi pantai. Sehinga banyak dikeluhkan oleh para pengunjung,” aku, Abah Oki (50) salah satu pengunjung asal Bandung.

Bila menjelang liburan tiba, pantai Jayanti selalu banyak pengunjung. Tapi sayang belum ada juga penataan, seakan terlupakan. Padahal salah satu objek wisata ini akan jadi aset bila dikembangkan dengan baik, dan akan menjadi andalan daerah baik Pemkab Cianjur, dinas terkait dan Pememrintah Provinsi Jawa Barat juga.

Sambung Abah Oki, setiap semingu sekali sering berkunjung atau berlibur ke pantai tersebut. Dirinya merasa menyayangkan, sampai saat ini pantai Jayanti masih belum ada pembenahan.

“Masih terlihat kumuh, dan terlihat tidak tertata rapih bangunan juga beberapa warung ada di bibir sisi pantai,” ujarnya.

Warga meminta dan berharap, coba kalau sejumlah warung atau bangunana di sekitarnya ditata dengan rapih akan terlihat cantik dan indah. Artinya, akan sangat mempesona pemandangan menuju muka pesisir pantai, tidak seperti saat ini berantakan kurang pembenahan.

Sementara, Ketua Kelompok Penggerak Parawisata (Kompepar) Wisata Pantai Jayanti (WPJ), A Lili mengeluhkan, kondisi pantai yang semakin semeraut, tidak adanya penataan dari pihak Pemkab Cianjur melalui dinas terkait lainnya. Padahal Bupati Cianjur selaku pemangku kebijakan pernah berjanji akan segera merelokasi atau pembenahan tempat wisata. Namun sampai saat ini masih belum ada realisasinya.

“Ya, harapan kami Pemkab Cianjur dan Pemprov Jabar khususnya, beberapa dinas terkait segera turun ke lapangan untuk segera menata. Intinya bisa jemput bola, sebagaimana janji bapak bupati Cianjur dulu. Bila ada pembenahan atau ditata rapih, pengunjung akan lebih betah dan nyaman,” pungkasnya. (mat)