Duh, Siswa Cianjur Kok Bawa Cerulit

INCAR PELAJAR NAKAL: Petugas Satpol PP mengamankan pelajar SMK yang membawa senjata tajam di dalam tas. Sajam diduga diduga akan digunakan untuk menggelar aksi tawuran.

CIANJUR – Siswa berinisial K (18) harus diseret petugas dan diamankan karena membawa senjata tajam celurit di dalam tasnya. Diduga kuat akan melakukan tawuran kemarin, Kamis (04/10).

Pelajar yang berdomisili di Kampung Benda, Desa Sukataris, Kecamatan Karangtengah itu menjadi buruan petugas Satpol PP. K tak seorang diri. Ia bersama rekan siswa lainnya kocar-kacir di jalan Moch Ali, tepatnya di depan kantor Satpol PP Cianjur.

Kapolsek Cianjur, Kompol Iskandar mengatakan, penangkapan pelajar tersebut berawal dari informasi warga yang melaporkan bahwa di Jalan Moch Ali ada kelompok pelajar yang diduga akan melakukan tawuran.

“Awalnya kami mendapat informasi, bahwa di Jalan Moch Ali ada dua kelompok pelajar yang diduga akan tawuran. Menindaklanjuti dari laporan tersebut beberapa anggota Polsek ditugaskan untuk mengecek lokasi,” katanya.

Ia menjelaskan, setelah anggota Polsek Cianjur mendatangi tempat kejadian perkara, petugas berhasil mengamankan seorang pelajar yang kedapatan membawa celurit.

“Saat itu pelajar tersebut sedang mengejar pelajar lainnya. Setelah diamankan, ditemukan sebuah celurit yang disimpan di dalam tas pelajar tersebut,” katanya.

Menurutnya, untuk pemeriksaan lebih lanjut, saat ini K (18) sudah diamankan di Mapolsek Cianjur.

“Kami sedang mendalami pemeriksaan, dengan bukti senjata tajam yang ditemukan di dalam tas milik K (18). Tentu itu sudah dikenakan undang-undang darurat,” paparnya.

(dil)