Cabor Judo Raih Emas Pertama untuk Cianjur

Akhirnya kontingen Kabupaten Cianjur berhasil meraih satu medali emas dari cabang olahraga (cabor)

CIANJUR-Setelah memboyong empat medali, yakni dua perak dan dua perunggu. Akhirnya kontingen Kabupaten Cianjur berhasil meraih satu medali emas dari cabang olahraga (cabor) Judo kelas 60 Kilogram (Kg) Putra, disumbangkan oleh Aksal M Januar, yang digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) Institut Pertanian Bogor (IPB) pada Porda XIII 2018 Jawa Barat, Senin (8/10).

Tak hanya itu, di hari kedua pasca pembukaan Porda, bersamaan dengan diraihnya medali emas, kontingen Kabupaten Cianjur pun berhasil meraih tiga medali perunggu dari cabor Judo, yang disumbangkan oleh Anissa Nuranggraeni pada kelas 48 Kg Putri, dan Galuh Estu Wilujeng kelas 44 Putri, serta disumbangkan oleh Faisal Aji Syahputra pada kelas 81 Kg Putra.

Selain itu juga, kontingen Kabupaten Cianjur berhasil meraih satu medali perunggu dari cabor Biliar kelas nine ball standar single Putri yang disumbangkan oleh Imas Nurjanah. Serta satu perunggu dari cabor Drumband beregu LUP dengan 25 atlet.

Ketua I Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cianjur, Andri Kartanegara mengatakan, dapatnya mendali emas ini semoga menjadi pemacu bagi Atlet Cianjur lainnya, karena mengingat perjalanan pertandingan masih panjang, dan masih banyak harapan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

“Alhamdulillah hingga hari ini semangat juang para Atlet Cianjur masih tinggi, walaupun dengan segala keterbatasan yang ada. Untuk itu, mohon doa restu dari Warga Cianjur,” ujarnya.

Sementara itu, Pelatih Judo Pengcab Cianjur, Novi Julianti Hartono menyebutkan, raihan medali emas tersebut merupakan hasil kerja keras para atlet, meskipun tidak dipungkiri dengan segala keterbatasan, namun mereka mampu menunjukan dan memberikan yang terbaik.

Ia menuturkan, penyumbang medali emas pada cabor Judo diraih oleh Aksal M Januar yang berhasil mengalahkan Atlet Judo Kota Bandung. Sedangkan ketiga perunggu diraih oleh Faisal Aji Syahputra, Anissa Nuranggraeni, dan Galuh Estu Wilujeng.

Novi menuturkan, sebenarnya pihaknya optimis ketiga medali perunggu tersebut seharusnya mendapatkan emas, jika para atlet ditunjang dengan fasilitas yang memadai.

“Ya mungkin karena lawannya cukup bagus, dan kita akui atlet Judo Cianjur kurangnya persiapan, karena tidak adanya tryout atau latihan uji coba terlebih dahulu sebelum bertanding karena dengan segala keterbatasan, sehingga ketiga atlet Judo tersebut mendapatkan medali perunggu (bukan emas),” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya berharap adanya perhatian lebih khusus lagi untuk para atlet Cianjur.

“Tentunya kami berharap pemerintah serta pihak terkait (KONI Cianjur) harus lebih memperhatikan lagi, baik itu segi fasilitas tempat berlatih maupun fasilitas bagi para atlet itu sendiri. Karena sebenarnya sangat banyak sekali bibit-bibit unggul di Cianjur untuk membawa nama harum Cianjur khususnya di bidang olahraga,” harapnya.

(ndk)