Jalur Naringgul-Cidaun Diperlebar

Tebing di Jalur Naringgul-Cidaun Dihancurkan

NARINGGUL-Sejumlah pengendara yang melintasi Jalan Raya Cidaun-Naringgul harus rela antri. Pasalnya, di jalur tersebut sedang ada penghancuran tebing setinggi 20 meter, untuk pelebaran jalan, Rabu (10/10).

Jalur yang diperlebar tersebut menghubungkan Bandung, Naringgul dan Cidaun, tepatnya berada di kilometer 226+400 dan kilometer 226+786, yang memiliki panjang 350 meter, berlokasi di Kampung Cibodas, Kecamatan Naringgul itu, dikerjakan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2018 melalui Kementerian PUPR.

Seorang warga Naringgul, Solihin (40) mengatakan, pihaknya bersama penguna jalan lainnya merasa senang adanya pembongkaran tebing untuk pelebaran jalan.

“Semoga nanti lajur jalan tanjakan mala tidak akan ada lagi kendaraan roda empat yang harus mundur dulu saat berpapasan,” kata Solihin.
Ia menuturkan, akibat mundurnya mobil dan antri tanjakan tersebut kerap disergap kemacetan.

“Belum lagi dengan sering terjadinya longsor di musim hujan akibat tebingnya terlalu dekat dengan bahu jalan, sehinga material longsoran sering menutupi bahu jalan,” katanya.
Seorang warga Naringgul lainnya, Dedang (35) mengatakan, warga sekitar lokasi pelebaran jalan bersyukur pemerintah pusat yang memperhatikan jalan di kawasan pelosok.

“Pengerjaan pelebaran diprediksi akan selesai selama 105 hari kerja. Pada dinding tebing yang tingginya mencapai 20 meter akan dipasang jaring kawat pengamanan,” tuturnya.

Pelaskanaan pengerjaan pelebaran jalan itu dikerjakan langsung pihak PT Bahana Krida Nusantara dan konsultan pengawasan

Sementara itu, pihak PT Bahana Krida Nusantara, Yovi P memaparkan, sebagai General Superintendent (GS) yang melaksanakan pengerjaan. Rencannya tebing yang ketingianya sekitar 20 meter itu akan dipugar dan saat ini sedang digenjot secara berangsur. Bersama tim akan mengerjakan pengerjaan pelebaran jalan nasional dengan mengupas tebing tingginya berpariatif.

“Nantinya dinding tebing itu akan kita pasang jaring kawat pengamanan di lapangan warga, dan para pengguna jalan tentunya merasa terbantu dan mendukung penuh,” pungkasnya.

(dil/mat)