Parkir Gunung Padang Kejauhan, Wisatawan Ngeluh

TERLALU JAUH: Lokasi parkir yang jaraknya cukup jauh dari pintu masuk situs Gunung Padang. Foto: Fadilah Munajat/Radar Cianjur

CIANJUR-Sejumlah wisatawan yang berkunjung ke situs Gunung Padang keluhkan lokasi parkir kendaraan roda empat. Pasalnya wisatawan harus berjalan lebih jauh untuk menuju situs tersebut.

Seorang wisatawan asal Bandung Dadang (35) mengaku terpaksa memarkirkan kendaraanya dilokasi yang telah disediakan meski jarakanya sangat jauh dari pintu masuk situs Gunung Padang.

“Tadinya sih mau parkir di lokasi yang dekat dengan situs, namun ada beberapa pemuda yang mengahalangi jalan agar saya memarkir kendaraan di lokasi yang mereka inginkan,” katanya, (04/11).

Menurutnya, lokasi parkir yang jaraknya cukup jauh itu, justru dimanfaatkan oleh sejumlah warga yang mencari keuntungan.

“Setelah pengunjung memarkirkan kedaraan kemudian didatangi oleh pemuda yang menawarkan jasa ojek. Ya mau tidak mau pengunjung harus naik ojek daripada harus berjalan kaki sekitar 500 km,” katanya.

Terpisah pengelola situs Gunung Padang Nanang menjelaskan, bahwa kondisi tersebut tak dapat dihindari.

Ia mengatakan, kendaraan roda empat sementara memang harus parkir lebih jauh karena di sekitaran lokasi pintu masuk situs Gunung Padang tidak ada tempat yang memadai untuk dijadikan tempat parkir roda empat.

“Jika kendaraan roda empat diparkir di sekitar pintu masuk, ini tidak akan cukup, dan kendaraan akan membeludak sehingga menghalangi warga sekitar yang beraktifitas,” katanya.

Menurutnya, pengunjung bisa memanfaatkan jasa ojek warga sekitar dan mereka dapat melanjutkan perjalanan menuju pintu masuk situs Gunung Padang melalui jasa ojek.

“Bisa juga wisatawan memilih berjalan kaki,” katanya.

Ia mengatakan, meski tidak diberlalukan kepada seluruh wisatawan, namun wisatawan yang mempunyai ijin tertentu dapat memarkirkan mobilnya di areal pintu masuk situs Gunung Padang.

“Untuk wistaawan yang sudah ada komonikasi dengan saya, bisa mobilnya diparkir dekat pintu masuk Situs Gunung Padang. Jika ada pemuda yang menyetop dan menyuruh memarkirkan kendraan disana tinggal bilang sudah ada komunikasi dengan pak Nanang,” katanya.

(dil)