63 KK di Agrabinta-Leles Terendam Banjir

DITERPA BENCANA: Dua kecamatan di Cianjur Selatan, Leles dan Agrabinta diterjang banjir dan longsor akibat hujan deras yang terjadi pada Selasa (06/11) dini hari.

CIANJUR – Hujan deras disertai angin kencang di Cianjur berimbas malapetaka. Selain banjir, tanah longsor juga terjadi di Kampung Cikananga, Desa Sindangsari, Kecamatan Leles dan Kampung Kertamukti RT1/RW3, Desa Mekarsari, Kecamatan Agrabinta, Cianjur Selatan, sekitar pukul 03:00 WIB, Selasa (6/11).

Kepala Bidang Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Moch Sobur mengatakan, bencana alam banjir dan tanah longsor tersebut disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung lama. “Sehingga mengakibatkan Sungai Cisokan meluap,” ujarnya.

Informasi sementara yang didapat oleh BPBD Kabupaten Cianjur, bahwa dampak di Kecamatan Leles dari kejadian tersebut adalah terdapat rumah warga yang terendam luapan air sungai sebanyak tujuh Kartu Keluarga (KK), terendamnya lumbung padi, terendamnya peternakan ayam serta halaman SMKN 1 Leles terkena longsor.

Ia menambahkan, satu jembatan beton dan satu jembatan gantung di Desa Sukasirna, Kecamatan Leles rusak. Sementara di Kecamatan Agrabinta ada 58 KK terdampak banjir. “Hingga saat ini (kemarin, red) BPBD Kabupaten Cianjur telah mengirimkan Tim Pelaksana Tugas (TPT) BPBD Kabupaten Cianjur untuk melaksanakan assessment atau kaji cepat ke lokasi kejadian untuk mendata kembali dampak yang diakibatkan oleh bencana banjir dan tanah longsor tersebut.

“Selain itu, langsung pengiriman bantuan logistik berupa makanan siap saji, tambahan gizi, paket lauk pauk, alat kebersihan dan bantuan sandang,” paparnya.

TPT BPBD Kabupaten Cianjur juga melakukan koordinasi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Cianjur, mengingat terdapat jembatan yang mengalami kerusakan.

(mat)