KPU Cianjur: Pemilih Pemula Jangan Golput

SOSIALISASI: Siswa SMKN 1 Cipanas saat diberikan materi ilmu tentang pemilu, menghadapi pemilihan Pilpres dan Pileg oleh KPU Cianjur.

CIPANAS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur gencar melakukan sosialisasi Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019 mendatang.

Pada kegiatan sosialisasi, diisi dialog interaktif antara pihak penyelenggara KPU Kabupaten Cianjur dengan para siswa SMKN 1 Cipanas, Selasa (06/11).

Komisi Divisi Hukum KPU Kabupaten Cianjur, Selly Nurdinah mengatakan, sosialisasi pemilu kepada pemilih pemula yang mayoritas adalah kalangan pelajar sangat diperlukan agar mereka menggunakan hak suara secara tepat dan berkualitas.

“Mereka perlu didorong untuk antusias datang ke tempat pemungutan suara, guna memilih partai politik atau calon-calon pemimpin sesuai dengan aspirasinya, tidak golput atau tidak memberikan suara pada pemilu dan termakan ajakan politik uang,” terang Selly di SMKN Cipanas.

Dikatakan Selly, bahwa ini merupakan sosialisasi serentak yang dilakukan KPU di beberapa wilayah se-Indonesia.

“Khusus di Kabupaten Cianjur sendiri, ada tiga sekolah yang ditunjuk KPUD. Yakni, SMA Negeri 1 Ciranjang, MA Al Huda Cijati Cianjur selatan, dan SMK Negeri 1 Cipanas,” jelasnya.

Selly menuturkan, rata-rata 75 persen pemilih pemula di Kabupaten Cianjur, biasanya menggunakan hak suaranya. Tingginya antusias pemilih pemula, bisa meningkatkan kesuksesan.

“Para pelajar sangat antusias, mungkin karena kali pertama memilih. Di beberapa pemilu, baik itu Capres-cawapres, maupun legislatif,” tambah Selly.

Pada Pilgub Jabar waktu lalu, jumlah pemilih pemula di Kabupaten Cianjur mencapai enam persen dari total DPT pemilih pemula di Kabupaten Cianjur.

“Pemilih pemula juga perlu diperkenalkan dengan nilai-nilai demokrasi di balik proses Pemilu. Artinya, antusias untuk memilih saja tidak cukup jika antusiasme untuk memilih ini tidak diimbangi dengan pengetahuan dan kesadaran untuk menggunakan hak pilih secara tepat dan berintegritas,” pungkasnya.

(dan)