Sembilan Juta Anak Alami Stunting

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil sedang melakukan pemaparan

RADARCIANJUR.com – Staf Presiden menggelar kegiatan kampanye Pencegahan Stunting dan Pelatihan Duta Pencegahan Stunting di Gedung Assakinah, Jumat (8/11/2018).

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari itu dibuka oleh wakil Bupati Cianjur dan hadir sebagai narasumber pendiri Indonesia Heritage Foundation, Ratna Megawang, Ketua Pembina Sentra Laktasi Indonesia, Utami Rusli serta Tenaga Ahli Utama Kedeputian III Kantor Staf Presiden Brian Sriprahastuti.

Selama dua hari ini, para kader Posyandu mempelajari secara rinci terkait pola dan praktik pengasuhan untuk mencegah stunting, konsep dan tata cara pemberian konseling kepada Ibu, keterampilan lima meja dasar Posyandu, serta pengetahuan terkait grafik pemantauan pertumbuhan dan grafik SKDN.

Sepulang dari pelatihan ini, peserta diharapkan dapat menjadi agen pencegahan stunting di desa-nya masing-masing.

Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya konkret pemerintah.

“Saya akan intensifkan kegiatan pendampingan kader posyandu di 10 desa prioritas pencegahan stunting,” kata Herman

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil mengatakan ada sembilan juta anak masih memiliki tinggi badan yang belum maksimal pertumbuhanya

“Bukan hanya kemiskinan yang menyebabkan adanya stunting, tapi kondisi psikologis juga berperan cukup banyak,” kata Atalia.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, kegiatan hari ini adalah bagian dari kampanye nasional yang dicanangkan Presiden Jokowi pada Rapat Terbatas Kabinet Kerja, 5 April 2018.

“Stunting menjadi ancaman untuk pembangunan ekonomi dan kesejahteraan nasional,” katanya.

(dil)