Investasi Cianjur Terendah Rendah di Jabar

Ilustasi

RADARCIANJUR.com – Iklim investasi di Kabupaten Cianjur pada tahun 2018 menurun hingga berada diperingkat paling bawah di Provinsi Jawa Barat.

Berdasarkan data dari Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Cianjur, nilai investasi untuk Cianjur mencapai Rp1,3 Triliun dengan peringkat ke-26 di Jawa Barat.

“Hasil Rakor di Bandung beberapa waktu lalu jumlah investasi di Cianjur senilai Rp1,3 Triliun dengan peringkat ke-26 se Jawa Barat ” kata Kepala Bidang Data dan Informasi Ayi Reza Addairobi, Jumat (9/11/2018).

Reza menambahkan, total investasi yang masuk hingga saat ini berjumlah Rp303 Miliar dengan jumlah investor sebanyak 25 investor yang di dominasi peternakan dan perumahan.

“Sekarang ini berjumlah 25 investor hingga bulan Oktober dengan jumlah investasi Rp303 Miliar dan didominasi investor pertenakan dan perumahan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Cianjur Irvan Rivano mengatakan, bahwa banyak fakor yang menyebabkan investasi di Kabupaten Cianjur menurun salahsatunya akibat belum rampungnya percepatan penyederhanaan izin.

“Banyak faktor ya tentang masalah ini di antaranya percepatan masalah perizinan yang belum selesai, tata ruang yang masih dalam pembenahan hal itu yang menjadikan investor berspekulasi untuk investasi di Cianjur,” katannya.

Menurutnya, selain itu faktor lainnya adalah fluktuasi mata uang dan kepastian izin yang berinvestasi sebelumnya.

“Selain fluktuasi mata uang yang berpengaruh faktor lainnya kepastian izin investasi yang sampai saat ini belum ada kepastian seperti apa,” katanya.

Irvan berjanji akan segera membenahi setahap demi setahap dengan menjalankan investasi yang sudah berjalan.

“kita akan benahi masalah ini sedikit demi sedikit seperti mengalihfungsikan lahan pertanian dengan membuat Perdanya dulu supaya tidak menyalahi aturan,” pungkasnya.

(dil)