DKPP Cianjur Ajari Warga Hegarmanah Beternak yang Baik

Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Cianjur, diundang Pemerintah Desa Hegarmanah, Kecamatan Sukaluyu untuk membahas program ternak

RADARCIANJUR.com – Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Cianjur, diundang Pemerintah Desa Hegarmanah, Kecamatan Sukaluyu untuk membahas program ternak kepada para Kelompok Peternakan Domba, Jumat (9/11).

Kepala Desa Hegarmanah, Tonny didampingi Ketua RW 4, Moch Unang mengatakan, pelaksanaan musyawarah saat ini untuk membahas bagaimana cara ternak domba yang baik. Maka itu pihak desa mengundang dinas terkiat sesuai dengan fungsi untuk menjelaskan atau menerangkan secara detail segala sesuatunya.

“Artinya, berharap para peternak bisa memahami dan mengerti,” katanya saat ditemui langsung di Saung Sawala RW 4, Jumat (9/11/2018).

Pada kegiatan itu, hadir dua kelompok ternak domba dari RT 1 dan RW 4, Desa Hegarmanah, Kecamatan Sukaluyu. Selain itu ada juga Camat Sukaluyu, Agus Supiandi, Bhabinsa Desa Hegermanah, Satpol-PP Kecamatan Sukaluyu, lalu UPTD Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) beserta timnya juga warga setempat.

Pihak Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Puskeswan Wilayah Cianjur utara menyebutkan, domba adalah salah satu jenis hewan ternak yang akan sangat menguntungkan jika berternak dengan baik Karena peluang akan semakin tinggi dengan melakukan ternak domba yang benar.

“Ada beberapa cara ternak domba yang baik. Diantaranya bibit unggul, kandang yang bersih, sanitasi air bersih, kebersihan kandang dan hewan, pengendalia penyakit, pengelolaan reproduksi dan lainnya. Selain itu pemberian pakan domba tidak terlalu berlebihan juga,” jelas, perwakilan UPTD Puskeswan Wilayah Cianjur Utara, Heri Wibowo.

Ia menambahkan, sangat mendukung sekali apa yang dilakukan Desa Hegarmanah. Karena meilhat warga setempat khususnya sudah tergabung dalam kelompok ternak domba sangat antusias. Maka itu pihaknya siap memberikan pembinaan, artinya untuk membantu dan terus sosialisasi bagimana caranya berternak domba dengan baik dan berhasil.

“Intinya, kita akan terus melakukan pembinaan secara berkesinambungan kepada para peternak atau kelompok domba. Baik itu melalui sosialisasi dan pelayanan tentang kesehatan domba itu sendiri,” pungkasnya.

Sementara, Camat Sukaluyu Agus Supiandi memaparkan, sangat mendukung penuh dan support apa yang diprogramkan, jelasnya untuk pemberdayaan masyarakat. Khususnya sebagai para pelaku peternak domba di desa ini.

“Melalui program yang dicanangkan saat ini, bisa berhasil untuk mengurangi angka kemiskinan warga setempat,” kelantang berharap penuh.

Selain itu, dalam berternak domba agar menguntungkan, harus menentukan jenis domba yang ada di Indonesia, lalu persiapan indukan domba.

“Sebelum anda melakukan pemeliharaan atau beternak domba, anda harus terlebih dahulu melakukan pemilihan indukan domba yang akan berguna sebagai awal untuk melakukan reproduksi nantinya. Nah, indukan domba yang anda pilih haruslah indukan yang sehat, tidak memiliki cacat tubuh dan tidak mudah terkena penyakit atau sedang terserang penyakit. Domba yang sehat bisa terlihat dari tingkat keaktifannya, nafsu makan yang baik dan tidak ada tanda tanda kelainan tubuh,” katanya secara detail menerangkan.

(mat)