Wujudkan Program Usaha Ekonomi Produktif

TINJAU LOKASI: Jajaran Kementerian Desa (Kemendes) Bidang Sumber Daya Air Pertanahan dan Maritim Republik Indonesia saat mengecek Bumdes Sindanglaya budidaya ikan lele bersistem bioflok.

RADARCIANJUR.com –Kementerian Desa (Kemendes) Bidang Sumber Daya Air Pertanahan dan Maritim Republik Indonesia, memberikan bantuan bahan baku budidaya ikan lele kepada Desa Sindanglaya. Dalam hal ini, disalurkan ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yang akan dikelola oleh Karang Taruna Unit RW 09 Sindanglaya, Jumat (9/11).

Kasubdit Sumber Daya Air Pertanahan dan Maritim, Enny menuturkan, bantuan ini merupakan program unggulan kawasan perdesaan (Prukades) dari Kementerian Desa (Kemendes) yang diharapkan bisa meningkatkan perekonomian desa. Khususnya Desa Sindanglaya ini.

“Kami memberikan bantuan ini agar Pemerintah Desa juga bisa berkolaborasi dengan Bumdes, Karang Taruna dan warga sekitar yang memang memiliki usaha jelas,” kata Enny saat meninjau langsung ke tempat ternak lele di Desa Sindanglaya.

Enny menambahkan, beberapa bantuan yang diberikan berupa kolam bioflok, becak motor (Cator), pakan, serta benih ikan lele. Diharapkan, nantinya bisa menciptakan lapangan kerja, serta terwujudnya Program Usaha Ekonomi Produktif (PUEP).

“Dalam hal ini diharapkan adanya dukungan dari pemerintah daerah, mulai dari segi pengawasan, dan pendanaan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Enny juga mengapresiasi untuk usaha yang dilakukan Bumdes milik Desa Sindangjaya yang dikelola oleh Karang Taruna Unit RW 09 untuk budidaya ikan lele. Terlebih budidaya tersebut menggunakan cara bioflok, di mana kualitas ikan lelenya sangat baik, sehingga harga jual pun akan lebih tinggi.

“Kami sangat mengapresiasi, walaupun baru datang, kami lihat cukup bagus sekali usaha Karang Taruna Desa Sindanglaya ini. Contoh usaha yang bisa diimplementasikan oleh para pelaku usaha lainnya, ‘One piece one produk’,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sindanglaya, Muchtar mengungkapkan, pihaknya sangat bangga dan berharap budidaya ikan lele yang dikelola oleh Karang Taruna Desa Sindanglaya bisa menjadi contoh generasi muda yang lain.

“Alhamdulillah, dengan mendapatkan bantuan dari Kemendes ini, mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dan dikelola dengan baik oleh pemuda yang lain. Dan menjadi taraf hidup ekonomi masyarakat Sindanglaya khususnya,” harapnya.

Pendamping Lokal Desa, Kecamatan Cipanas, Helmy Hilmansyah mengungkapkan, adanya bantuan bahan baku itu berawal dari hasil obrolan dengan salah seorang perwakilan yang memiliki gagasan di bidang ikan air tawar, dan mengajukan ke pendamping desa, hingga akhirnya ke Kemendes.

“Alhamdulillah, karena melihat potensi desa, yang salah satunya bisa mengelola ikan lele dengan sistem bioflok, sehingga kami memfasilitasi itu. Dan pengembangan ini sistem pertanian Lektes yang akan jadi unit usaha Bumdes,” pungkasnya.

(dan)