Angin Kencang, Pohon Padi Rebah

DITERJANG AINGIN: Padi di areal pertanian wilayah Desa Cikancana rebah akibat hujan deras disertai angin.

RADARCIANJUR.com – Hujan deras disertai angin kencang, yang terjadi beberapa hari ini membuat sejumlah petani di Kecamatan Gekbrong terancam merugi. Pasalnya, banyak tanaman padi yang sudah mulai berisi rebah atau ambruk.

Seorang petani di Desa Cikancana Kecamatan Gekbrong Jajang (34) mengatakan, jika padi yang dibiarkan rebah selama berhari-hari tentu akan berpengaruh pada kwalitas gabah.

“Gabah akan buruk, sehingga harganya akan jatuh. Kalau sudah begitu, petani dipastikan akan rugi,” katanya.

Menurut Jajang, bukan hanya tanaman padi miliknya saja yang rebah, namun banyak tanaman padi milik petani lainnya yang juga rebah akibat terjangan hujan yang disertai angin.

“Bila melihat banyak tanaman yang rusak karena hujan deras yang disertai angin kencang, balik modal juga sudah untung,” katanya.

Jajang menambahkan, tanaman padi miliknya rebah diterjang angin. Kondisi tersebut membuat tanaman padi yang sudah siap panen menjadi rusak.

“Kondisi ini terjadi saat hujan lebat yang disertai angin kencang sering ,” tuturnya.

Jajang mengaku tidak dapat berbuat banyak setelah mengetahui tanaman padinya rebah.

“Mau diapakan lagi, mau diikat agar dapat berdiri lagi sudah tidak mungkin,” keluhnya.

(dil)