Perjuangan Enah Janda Tua di Ciandam, Demi Menyambung Hidup Rela Jual Gorengan

YUK BANTU BELI: Emak Enah sudah ditinggal meninggal sang suami, dan kini menjual gorengan untuk menyambung hidup. FOTO: Instagram @silihasahsilihasihsilihasuh

RADARCIANJUR.com – 78 tahun sudah usianya. Namun, perempuan warga Kampung Cipeundeuy RT06/RW05 Desa Ciandam, Kecamatan Mande bernama Enah tak mudah menyerah. Meski sudah ditinggal sang suami, Ena kini bertahan hidup dengan membuka warung sederhana berjualan kopi dan gorengan.

Wajahnya datar, tak ada senyuman. Duduk di depan rumah berdinding triplek. Mengenakan kerudung dan baju lengan panjang sederhana yang warnanya saja sudah buram. Enah juga mengenakan sarung hijau bergaris putih di samping tiga buah piring gorengan jualannya.

Di depan jendela, ada tali rafia berwarna hijau dengan beberpa bungkus kopi dan kacang yang terpampang. Fotonya mendadak viral di media sosial via instagram. Adalah akun @silihasahsilihasihsilihasuh yang tergerak hatinya untuk memposting.

Aneh merupakan seorang janda kelahiran 10 Juni 1940 yang tinggal seorang diri. Ia ditinggal suaminya yang meninggal beberapa waktu lalu. Ia memutuskan untuk menjual kopi dan gorengan untuk menyambung hidup.

Setelah diposting, tak sedikit netizin pun yang memberikan komentar. Kebanyakan dari tanggapan merupakan bentuk kepedulian yang ingin datang ke kediaman Enah untuk membeli barang dagangannya. “”Karunya ih peseran ih sok te tega,” tulis akun @katamasriah.

Hal senada pun diungkapkan beberapa pengguna instgram lainnya. Bahkan, tak sedikit yang mendoakan Enah. “Sing ageng milik na mak, sing sehat sateras na oge mak. Amin,” ketik akun @rockyfebrian_218.

Sejumlah netizen pun mengaku, akan segera datang ke kediaman Enah. Tak hanya sekedar membeli, namun juga hendak memberikan bantuan.

(yaz)