Toko Asesoris pun Jual Miras

GELEDAH: Kapolres Cianjur AKBP Soliyah sedang menggerebeg kios Miras. Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Dua orang penjual minuman keras (miras) di wilayah Ramayana Cianjur digelandang Polisi dari tempat mereka berjualan, kemarin. Selain menangkap kedua penjual, polisi menyita puluhan minuman keras berbagai merek dan alat hisap sabu sabu.

Kapolres Cianjur Akbp Soliyah mengatakan, penggerebegan kios penjual miras tersebut tak direncanakan.

Menurutnya, saat akan mengecek harga sayuran di pasar, secara tak sengaja Kapolres melihat gerak gerik yang mencurigakan di salah satu kios penjual aksesoris, dan pakaian di Pasar Ramayana Cianjur.

“Saat saya lewat di depan kios aksesoris dan pakaian, di kios itu saya melihat dua orang pemuda menyembunyikan botol ke belakang badanya,” katanya.

Berawal dari kecurigaan itu Kapolres menghampiri kios tersebut, hingga melakakan penggeledahan.

“Saat saya hampiri, kedua pemuda itu sedang mabuk, dan saat digeledah di kios ditemukan 50 kantong alkohol murni, suplamen serbuk, yang diduga akan dijadikan campuran untuk minuman oplosan, 15 botol arak dan dua kardus besar minuman keras berbagai merk,”katanya.

Soliyah menjelaskan, selain menemukan miras berbagai merek, di tempat itu juga ditemukan alat hisap sabu yang disimpan di dalam tas.

“Jadi kita bisa mengambil kesimpulan juga bahwa mereka yang kami amankan itu sebagai pemakai narkoba,”jelasnya

Lanjut Soliyah, untuk memastikan kebenaranya, kedua penjual miras tersebut akan dilakukan tes urine. “Ini nanti akan kita kembangkan, darimana mereka mendapatkan sabu sabu?. Sehingga nantinya pelaku utama atau penjual sabu sabunya dapat kami tangkap,”pungkasnya.

(dil)