PLN Cipanas Serius Jaga Jaringan

RADARCIANJUR.com – Tim teknis lapangan PLN Cipanas nampak serius menyikapi permasalahan di lapangan, hal tersebut terbukti pada saat terjadinya angin puting beliung beberapa waktu lalu di Cipanas, Jumat (16/11).

Salah satu petugas Teknis PLN Cipanas Atif mengatakan, banyak ditemukan hal-hal yang tidak layak di lapangan, seperti atap bangunan yang dekat dengan kabel listrik aliran tinggi, pohon-pohon yang menjulur kearah kabel.

“Bahkan melintas diatas kabel, pemasangan baliho yang tidak sesuai dengan penempatannya dan banyak hal lainnya yang bisa berakibat patal pada jaringan (jalur) listrik,” katanya.

Beberapa hal yang pernah terjadi, diantaranya terjadinya pohon tumbang menimpa kabel atau gawang, spanduk yang nyangkut digawang listrik, hingga pernah terjadi ada orang kesetrum listrik tegangan tinggi, karena atap rumahnya dekat dengan kabel listrik tegangan tinggi.

“Semua terjadi di luar nalar manusia, karena tak satupun tahu kapan musibah akan datang,” ujarnya.

Menyikapi hal tersebut Atif mengatakan, tidak menyalahkan siapapun dalam hal itu, karena semua terjadi di luar rencana, hanya saja sebagai pengguna listrik kita harus bisa merawat dan menjaganya.

“Ya, tak satupun menginginkan terjadinya musibah, namun dalam hal ini kita bisa berupaya supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap Atif saat ditemui awak media di PLTA Cijedil, Rabu (15/11).

Pihaknya menyebutkank, upaya dilakukan tim Teknis PLN Cipanas, menjaga keamanan jaringan baik disisi internal maupun eksternal, mensosialisasikan kepada masyarakat dengan pembahasan ketenaga listrikan dan hal apa saja yang berpotensi berbahaya dengan listrik, serta pemangkasan pohon.

Inti dari sosialisasi tersebut yang paling diprioritaskan adalah mengenai keselamatan masyarakat dan untuk pelayanan gangguan, PLN memberikan pelayanan selama 24 jam secara gratis.

“Sebelumnya kita sudah berkoordinasi dengan pihak pemerintah desa, mensosialisasikan apa saja tentang listrik supaya masyarakat benar-benar paham apa saja yang berbahaya dari listrik, sehingga masyarakat bisa sadar dengan sendirinya dan mau turut serta menjaga keamanan dan keselamatan dari potensi bahaya listrik,” kata Atif.

Namun, pihaknya sangat menyayangkan dimusim kampanye ini, banyak ditemukan baliho-baliho yang tidak sesuai penempatannya, seperti pemasangan baligo yang tinggi hampir mendekati kabel listrik.

“Ya, banyak ditemukan pemasangan baligo kampanye calon legislatif yang tingginya hampir nempel ke kabel listrik, padahal itu kan bisa berbahaya,” pungkas, Atif.

(mat)