Cianjur Diguyur Hujan Es

DIABADIKAN: Salah seorang warga Ciherang mengabadikan dengan memfoto hujan es dalam ponselnya.

RADARCIANJUR.com – Cuaca ekstrem yang terus menimpa Kabupaten Cianjur menyebabkan terjadinya bencana alam.

Setelah terjadinya banjir dan longsor di wilayah Cianjur Selatan hingga memutuskan jalan penghubung Cianjur-Bandung. Cuaca ekstrem itu mengakibatkan turunnya hujan es di beberapa wilayah di Cianjur, seperti hujan es yang terjadi di Kecamatan Pacet, Sabtu (17/11/2018). Fenomena itu pun membuat masyarakat kaget.

Siti Aisyah (27), Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Kampung Panyaweuyan, Desa Ciherang Pacet menjelaskan, hujan deras disertai angin dan es terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Sebelum hujan turun tiba-tiba muncul angin yang bertiup kencang. Selang 10 menit kemudian turun hujan.

“Hujan es terjadi sekitar 10 menit. Hujan es itu sebesar jempol tangan,“ kata dia.

Ketika hujan es terjadi, lanjut dia, anak-anak di sekitar rumah nampak heran dan asyik sambil memunguti es, yang kemudian diabadikan juga di ponsel miliknya.

“Meski hujan es hanya 10 menit tapi es yang berjatuhan sempat membuat kaget warga, dan heran,” jelasnya.

Siti mengaku, terjadinya hujan es dan angin kencang waktu itu, berdampak pula pada genteng dan asbes di sekitar rumahnya tersebut terbawa dan berjatuhan.

”Alhamdulillahnya rumah tetangga itu gak sampai rusak parah. Hanya atap rumahnya saja yang sedikit harus dibetulkan,” katanya.

Kepala Urusan Desa Ciherang, Hilman mengatakan, saat terjadinya hujan es itu beruntung tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan, seperti pohon tumbang, dan rumah yang rusak parah.

“Alhamdulillah tidak ada apa-apa selama terjadinya hujan es, hanya mungkin sedikit kaget, dan cemas saja,” ujarnya.

Menurut Hilman, Pemerintah Desa sendiri akan segera bertindak dan membantu, jikalau ada warganya yang tertimpa musibah akibat terjadinya hujan es maupun bencana alam lainnya.

“Kalaupun ada warga kami yang memang terkena bencana, pasti Pemerintahan Desa Ciherang akan segera membantunya. Apalagi warga sendiri,” tegasnya.

(dan)