Budaya Buang Sampah Sembarang Masih Marak

Warga Gang Santosa, Kelurahan Sayangkulon, Kecamatan Cianjur mengeluhkan banyaknya sampah di dekat SDN Ibu Jenab 1

RADARCIANJUR.com – Warga Gang Santosa, Kelurahan Sayangkulon, Kecamatan Cianjur mengeluhkan banyaknya sampah di dekat SDN Ibu Jenab 1 , Jumat (23/11).

Salah satu warga setempat, Bah Uus (43) mengatakan, harusnya bisa sinergis bukan hanya soal pengelolaan sampah saja, namun juga pada kegiatan lain.

“Harus sinergis dan koordinasi bila ada hal atau kontek kegiatan lainnya. Bukan hanya soal sampah saja, pasalnya akses jalan ini rawan juga akan kecelakaan, coba kalau kita tidak jaga untuk parkir kasihan juga sejumlah siswa dan para pengendara,” akunya saat ditemui langsung.

Segelintir warga setempat menilai, bukannya apa-apa kalau memang ada tindakan kejahatan atau kecelakaan terjadi misalnya pada peserta didik, mobil dan motor hilang di tempat parkiran lingkungan sekolah dan hal lainnya atau kejadian tidak diharapkan terjadi bagaimana coba.

“Jelaslah unjung-ujungnya pasti kembali warga setempat juga,” katanya.

Ia menambahkan, melalui kritik membangun ini bukan ada kontek lain. Tapi hanya ingin pihak sekolah dengan warga biar steril saja, artinya ada titik temu saling berhubungan baik mewujudkan dan pendukung program pendidikan.”Kita selalu jemput bola proaktif ada rasa sikap untuk bertanggung jawab menjaga lingkungan sekolah,” ujar Uus.

Riki (31) alias Donking salah satu warga lainnya memaparkan, para pemuda dan warga tetap akan menjaga lingkungan, kemanan dan ketertiban sekolah.

“Kami hanya ingin dihargai dan dihormati saja sebagai RW di sini, selebihnya tidak ada niatan lain,” ungkapnya.

Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SD Disdikbud Kabupaten Cianjur, Yaya mengatakan, mengenai keluhan disampikan warga itu merupakan kritik membangun. Nanti tentunya akan beritahukan secara langsung ke kepala sekolah. Ini akan menjadi catatan dan pembelajaran kedepannya supaya jangan sampai terulang kembali.

“Bukan hanya ada kegiatan di lingkungan SDN Jenab 1 saja, melainkan dibeberapa sekolah lainnya, kita nanti akan izin lingkungan berkoordinasi dengan baik,” kata dia.

Masih menurut Yaya, kalau mengenai pemanggilan langsung kepada kepsek belum bisa. Jelasnya permasalahan ini akan langsung diberitahukan secara baik-baik dengan pihak sekolah, makasih atas informasi disampaikan biar ini menjadi PR buat Disdukbud dan pihak sekolah juga.

“Segera mungkin dan secepatnya akan disampaikan ke pihak sekolah,” pungkasnya.

Sebelumnya pihak Ketua Komite SDN Ibu Jenab 1, O Suhendra mengungkapkan, padahal sebelumnya bila ada kegiatan selalu koordinasi. Mungkin ini miskomunikasi atau kesalahpahaman saja, dan biar lah ini menjadi cerminan kedepannya bila ada kegiatan atau hal lainnya akan berkoordinasi dengan RT/RW setempat.

“Jelasnya, pasti akan disampaikan ke pihak sekolah untuk ditindaklanjuti biar permasalahan ini selesai secara baik melalui jalan musyawarah,” ungkapnya.

(mat)