Kades Nakal, Itda Bentuk Timsus

AUDIENSI: Itda Cianjur saat terimas massa yang melaporkan sejumlah kades.

RADARCIANJUR.com – Inspektorat Daerah Kabupaten Cianjur merasa prihatin setiap bulan selalu ada laporan mengenai Dana Desa (DD), baik melalui email maupun langsung, Minggu (25/11).

Bahkan selama dua tahun terakhir sudah ada beberapa kepala desa yang masuk jeruji besi gara-gara mainkan dana desa.

Seperti yang terjadi pada 2017 lalu, Tiga kepala desa di Kabupaten Cianjur tersandung kasus korupsi dana desa.
Ketiga kepala desa tersebut hampir sama tersangkut kasus pembangunan fisik dari anggaran dana desa.
Sementara itu, pada tahun 2018 ada satu kepala desa yang terlibat penyimpangan dana desa (DD).

Melihat kondisi tersebut, Kepala Inspektorat Daerah (Itda) Kabupaten Cianjur, Henry mengatakan, mengenai berapa jumlah laporannya itu tidak bisa dijelaskan secara detail atau terperinci desa mana saja. Jelasnya, dalam setiap bulan selalu ada laporan.

“Baik itu melalui email ataupun secara langsung datang ke kantor,” kata dia saat ditemui langsung belum lama ini kepada Radar Cianjur.

Pihaknya mengakui sangat terbantu dengan adanya peran serta masyarakat yang peduli terhadap anggaran. Baik itu mahasiswa melalui aksi unjuk rasa maupun melakukan audiensi.

“Banyaknya laporan yang masuk itu merupakan bentuk kepedulian masyarakat. Dan setiap laporan dari masyarakat dan akan membentuk tim khusus,” ujarnya.

(mat)