Puluhan Eks Pedagang di Puncak Nganggur

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Puluhan eks pedagang sayur mayur di Jalan Raya Puncak-Cianjur, berharap bisa mengunakan lahan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk mencari nafkah. Pasalnya hingga saat ini, pedagang yang kiosnya digusur beberapa waktu lalu, terpaksa menganggur karena tidak memiliki lahan untuk berjualan. Meskipun surat pengajuan pemakaian lahan telah diajukan beberapa waktu lalu.

“Melalui Pemerintah desa dan kecamatan sudah mengajukan peminjaman lahan ke Pemprov, yang terletak di Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, tepatnya di Jalan Raya Pasekon,” kata Dedi Fals saat dikonfirmasi.

Dikatakan Dedi, harapan mendapat izin dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, belum terwujud. Padahal pihaknya berharap segera ada jawaban pasti. Agar tetap bisa berjualan oleh-oleh khas Cipanas yang biasa dijualnya.

“Solusi yang diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur dengan menampung mantan pedagang kios pinggir jalan di relokasi ka Pasar Cipanas Indah, tidak menjanjikan apapun. Karena minim pembeli yang datang,” tuturnya.

Untuk menghidupi keluarga saat ini, tambah Dedi, sebagian besar mantan pedagang kecil itu, terpaksa menjadi buruh serabutan atau hanya menganggur dengan harapan mendapat tempat untuk berjualan.

“Lahan milik Pemprov di area Perdana itu, sudah lama kosong dan tidak dibangun apapun. Harapan kami lahan tersebut dapat dipakai untuk kami berjualan,” kata Dedi.

Menurutnya, ada beberapa orang pedagang yang beruntung dapat membuka kembali kios sayurannya dengan cara menumpang di area parkir rumah makan. Meskipun mereka tetap was-was kembali digusur.

“Kami diizinkan pemilik rumah makan untuk mendirikan kios di area parkir. Namun kami juga berharap mendapat izin untuk memakai lahan milik Pemprov tersebut. Kami percaya Gubernur akan mendengar keluhan kami,” kata Usman pedagang lainnya.

(dan)