Waduk Jangari Makan Korban

BEKERJA MAKSIMAL: Tim BPBD menurunkan 44 personel untuk mencari jenazah Endan yang diketahui tenggelam saat hendak memancing pada Minggu (25/11). FOTO: MAMAT MULYADI/ RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.com – Tim Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur dibantu jajaran Polsek Ciranjang serta beberapa warga setempat terus melakukan penyisiran pencarian jasad Endan (35), warga Kampung Cikarut, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciranjang yang tenggelam di Waduk Jangari.

Pencarian yang dilakukan sekitar pukul 13:30 WIB, Senin (26/11) kemarin itu sempat terkendala karena kondisi air keruh. Pencarian dilakukan berdasarkan informasi dari warga setempat yang sempat ramai karena Endan tak kunjung kembali sejak Minggu (25/11) saat mencari ikan di Waduk Jangari tepatnya di Cadastalang Coklat.

Salah satu petugas Rescue BPBD Kabupaten Cianjur, Herman mengatakan, pihaknya menerima laporan dari beberapa warga setempat terkait tenggelamnya seorang warga yang tenggelam. Tim masih terus melakukan pencarian lebih lanjut untuk menyisir mencari segala penjuru. “Ya, kita terus berupaya dan berusaha mudah-mudahan segera ditemukan. Sehingga tidak menunggu terlalu lama dan kasihan juga pihak keluarganya,” paparnya.

Anggota Tim Gabungan pencarian, Ade Risjan mengatakan, tim mendapatkan kabar dari para nelayan ikan di sekitar waduk jangari, pihaknya langsung menghubungi tim pertolongan untuk segera melakukan pencarian. “Saat dilakukan penyisiran beberapa jam, kami belum mendapatkan tanda-tanda atau hasil yang memuaskan,” ulas Ade.

Ia mengatakan, dalam pencarian korban tenggelam, tim gabungan menurunkan 44 personel dan dibantu oleh elemen masyarakat sekitar, beberapa penyelam menggunakan lima speed boat. “Hingga saat ini (kemarin, red) pencarian dihentikan untuk sementara dikarenakan faktor cuaca yang tidak mendukung dan bisa membahayakan anggota tim pencari,” katanya.

Ade menambahkan, proses pencarian akan dilakukan selama tiga hari ke depan. Apabila tidak membuahkan hasil akan diperpanjang dalam waktu satu minggu. “Kami akan lakukan pencarian dengan maksimal, mudah-mudahan korban segera bisa ditemukan,” katanya.

Sementara, Ujang (45) warga setempat membenarkan, Endan hendak memancing pergi bersama dengan temannya ke Waduk Jangari di Keramba Jaring Apung (KJA) Cadastalang Coklat. Namun hingga kini masih belum pulang juga. “Berdoa secepatnya bisa ditemukan, karena terlihat semua lembaga atau dinas terkait jemput bola saat menerima laporan langsung turun ke lokasi,” ujarnya diamini beberapa warga lainnya.

(mat/dil)