Sebulan, Cisel Tiga Kali Longsor

Longsor di Naringgul Cianjur Selatan

RADARCIANJUR.com – Longsor di daerah Cianjur selatan kembali terjadi selama November ini sudah tiga kali. Setelah sebelumnya longsor menutupi jalan provinsi, kali ini pun longsor terjadi di dua titik. Yakni jalan Naringgul-Cidaun dan jalan desa penghubung Kampung Loajajar, Desa Muaracikadu Kecamatan Sindangbarang, Rabu (28/11).

Warga setempat menginformasikan, banyak para pengendara mobil dan motor terjebak akibat badan jalan tertutup material longsoran. Namun, antisipasi cepat pihak Dinas PUPR Provinsi Jawa Barat, Polisi dan dibantu warga sekitar bisa sedikit membuka jalur.

Salah satu petugas di lapangan sekaligus perwakilan Dinas PUPR PPK V PJN VI Provinsi Jawa Barat, Suparman membenarkan, adanya kejadian longsor di kilometer 234 plus 50 tepatnya tanjakan Hantap Citengkor, Desa Sukabakti, Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan.
Setelah mendapat laporan dari warga sekitar pihaknya langsung menuju ke lapangan atau lokasi untuk mengecek dan langsung mengambil langkah percepatan pembersihan material longsoran.

“Malam itu juga kita bergerak menuju lokasi rencananya akan menurunkan satu alat berat untuk segera membersihkan material longsoran,” kata kepada Radar Cianjur.

Ia menambahkan, dugaan longsor akibat intensitas curah hujan sangat tinggi saat ini di Cianjur. Khusunya di Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan.

“Saat malam itu kita berupaya untuk terjun ke lokasi, jalur jalan supaya bisa kebuka oleh para pengguna jalan baik motor atau mobil melintas,” ujar, Suparman.

Semntara, Rohim (45) salah satu penguna jalan terjebak sangar mengapresiasi langkah cepat pihak Dinas PUPR dan Polisi juga warga setempat dalam membersihkan material longsoran.

“Saya sangat mengapresiasi dan merespon positif atas jemput bola kepada pihak Dinas PUPR Dan Polri serta warga setempat yang sudah berjibaku membersihkan material longsoran, sehingga para pengendara tidak menunggu lama,” pungkasnya.

Sementara Kapolsek Cibinong, AKP Ahmad Rivai mengatakan, kejadian longsor tepat di Jalan Raya Cibinong Kampung Curugsawer, akibat intensitas curah hujan meningkat.

“Sekarang kenderaan besar khusus roda enam tidak bisa melintas. Hanya motor dan mobil saja kecil saja yang bisa lewat,” katanya.

Pihaknya terus melakukan upaya bersama Muspika Cibinong dan warga membersihkan material dengan alat seadanya.

“Saya sudah menghubungi Dinas PUPR Provinsi Jawa Barat, yang perwakilan ada Kecamatan Tanggeung untuk membawa alat menggeser material yang ada di bahu jalan. Sehingga jalan Raya Cibinong sudah kembali normal,” jelasnya, AKP Ahmad.

(mat)