Jalan Puncak Retakan, Hotel Sepi

HUJAN BUKAN MASALAH: Petugas polisi lalulintas mengatur arus lalulintas sekaligus melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang akan melintas ke Puncak di Pos Cepu 2 Ciloto.

RADARCIANJUR.com – Jelang akhir tahun, hotel di kawasan wisata Cipanas Cianjur masih sepi. Hal itu diduga disebabkan banyaknya bencana alam, seperti longsor dan retakan tanah yang terjadi di beberapa titik di kawasan Puncak.

Assisten Marcom Manager Hotel Palace, Mira Rachmah mengungkapkan, akibat kejadian longsor dan retakan jalan tersebut, warga Jakarta dan sekitarnya yang beberapa bulan terakhir lebih memilih berlibur ke tempat lain, dibandingkan ke Kawasan Cipanas.

“Mungkin kalau berkunjung ke wisata disini, dibutuhkan waktu berjam-jam untuk bisa sampai ke Cipanas. Dalam kondisi normal bisa ditempuh dengan waktu dua jam. Namun akibat adanya bencana alam, bisa lebih lama lagi,” kata Mira.

Menurut Mira, faktor lain yang membuat tingkat hunian hotel masih sepi tidak terlepas dengan cuaca yang memang tidak menentu. Tetapi biasanya memasuki dua minggu akhir tahun akan ramai wisatawan yang berkunjung.

“Belum ada peningkatan, reservasi masih normal, khawatir penutupan jalur puncak dan cuaca yang tidak menentu, bisa terus berdampak pada peningkatan pengunjung ke hotel,” kata Mira
Maraknya penyewaan villa liar yang tidak dikenakan pajak, mungkin bisa menjadi penyebab semakin sepinya tingkat hunian hotel di Cipanas.

“Kalaupun ada reservasi paling hanya sekitar 40 sampai 50 persen. Kalaupun ada yang penuh, paling itupun hanya beberapa hari saja. Dan diharapkan jalur Puncak akan segera kembali normal. Serta kerusakan jalannya cepat diatasi,” pungkasnya.

(dan)