Gara-gara Ini Bangunan SD Ciwangi Ambruk

RADARCIANJUR.com – Tak ada angin, tak ada hujan. Salah satu ruang kelas SD Ciwangi di Desa Ciguha, Kecamatan Sukanagara ambruk. Tak ada korban jiwa dalam kejadian yang terjadi kemarin sekitar pukul 17:30 WIB itu, namun dipastikan aktivitas belajar siswa akan terganggu.

Tak ada yang tahu persis ambruknya bangunan SD Ciwangi itu. Namun, saat ambruk, material bangunan terdengar sangat keras. “Suaranya keras. Semua kaget. Kami langsung lihat ke lokasi,” ujar Zhia Urrahman (31) kepada Radar Cianjur.

Zhia saat itu sedang menerima orderan wedding organizer di Gedung GOR Desa Ciguha yang akan digunakan untuk pesta pernikahan.

Sesaat setelah kejadian, ia bersama warga setempat berbondong-bondong melihat kondisi bangunan. Tak sedikit anak-anak yang mendekati bangunan dengan hati-hati khawatir akan terjadi ambruk susulan.

Meski terkejut, warga tak mampu berbuat banyak dan hanya bisa mensyukuri bahwa tak ada korban jiwa dalam peristiwa petang kemarin itu. “Tidak ada yang belajar. Tadi (kemarin, red) sekolah memang sudah sepi,” paparnya.

Menurut Zhia, berdasarkan percakapannya dengan warga setempat, bangunan yang roboh sudah termakan usia dan sudah lama tidak dilakukan peremajaan.

Sementara itu, Camat Sukanagara, Dede Saputra menjelaskan, sudah menerima laporan dari aparat desa setempat. Namun, pihaknya belum bisa berbuat banyak.

Tak tinggal diam, pihaknya pun akan segera melakukan kunjungan ke sekolah hari ini. Dalam kunjungan itu, pihaknya tak hanya melihat kondisi bangunan yang ambruk saja, melainkan juga melakukan pembicaraan dengan pihak sekolah terkait kondisi bangunan yang ambruk.

Dede menambahkan, pihaknya akan berusaha untuk melakukan ragam cara agar bangunan SD Ciwangi dapat dibangun kembali. “Besok (hari ini, red) kami akan langsung ke lokasi. Pagi-pagi sekali, kami juga akan melihat kondisi anak-anak dan guru yang ada di sana,” pungkasnya tadi malam.

(kim)