Sekolah Wajib Belajar Tanggap Bencana

Foto: Dokumen Radar Cianjur

RADARCIANJUR.COM –  Tahun 2019 Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil tengah mempersiapkan kurikulum tanggap bencana untuk dunia pendidikan. Pasalnya, Jabar masuk dalam provinsi di Indonesia yang rawan terhadap bencana.
Lembaga pendidikan perlu merancang penerapan kurikulum tanggap bencana sebagai salah satu bentuk upaya generasi mendatang untuk pengetahuan dan wawasan soal mitigasi kebencanaan serta kesiapsiagaan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Cianjur, Cecep Sobandi mengatakan, kurikulum kebencanaan sangat baik, melihat letak geografi Cianjur rawan bencana.

“Dengan adanya materi kurikulum tentang kebencanaan tentunya sangat menunjang sekali,” ujarnya.

Secara teori, pembelajaran sepintas berjalan layaknya pelajaran lainnya. Akan tetapi mengenai prakteknya, kurikulum dikaji terlebih dahulu seperti apa penerapan untuk prakteknya.
“Untuk alat prakteknya kita lihat dahulu kurikulumnya seperti apa, pasti di kurikulum itu ada bantuan dari provinsi sebagai penunjang,” terangnya.
Dirinya berharap, ilmu kebencanaan aplikasinya bisa tersalurkan kepada guru dan juga pelajar di Kabupaten Cianjur.(kim)