Tahun Depan, Suket tak Berlaku Lagi

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Para pemegang surat keterangan (suket) pengganti KTP elektronik harus segera mengurus e-KTP ke kecamatan atau kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Pasalnya, suket tidak akan berlaku lagi pada 2019 mendatang.

Dalam waktu tidak lebih dari tiga minggu ini, pemegang suket harus melakukan verifikasi ke kantor kecamatan dan menggantinya dengan e-KTP. Aturan tidak berlakunya suket tahun depan itu merupakan target pemerintah pusat.

Disdukcapil Kabupaten Cianjur mengajak sekaligus menginfromasikan, bagi masyarakat yang hendak mau menyalurkan hak suaranya pada hari Pemungutan Suara Pemilu (Pemilu) tahun 2019 April mendatang, tak diperbolehkan lagi menggunakan Surat Keterangan (Suket) dan segera menggunakan KTP Elektronik (e-KTP).

Kabid Pengelolaan Administrasi Kependudukan Disdukcapil Cianjur, Dundi Syahron Fajar mengatakan, suket tidak bisa digunakan untuk hak pilih atau suara, berdasarkan peraturan KPU. “Ya, memang kalau suket itu pada 2019 nanti tidak bisa dipergunakan untuk hak suara, jadi harus pakai KTP Elektronik. Maka itu mengajak dan menganjurkan kepada warga belum melakukan perekaman dan melakukan cetak segera,” katanya kepada Radar Cianjur tadi malam.

Ia menjelaskan, peraturan itu sudah berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Namun, lanjut Dudni, Disdukcapil Kabupaten Cianjur sebelumnya pernah menargetkan bahwa sebelum Pileg dan Pilpres akan menyelesaikan proses perekaman e-KTP bagi warga yang belum melakukan perekaman.

Dundi menambahkan, E-KTP bisa digunakan seumur hidup untuk hak pilih, khususnya di Cianjur. Namun, terkait jumlah suara hak pilih, ia tak mengetahui secara pasti karena datanya ada di KPUD Kabupaten Cianjur. “kalau tak salah ditetapkan itu sekitar 1,6 juta dan sudah pleno sebelumnya DPT itu yang mengeluarkan bukan di Disdukcapil, tapi di KPUD. Kalau kita hanya penertiban dan pelayanan adminduk tetap berjalan,” pungkasnya.

(mat)