Perjuangan Marni Melawan Sakit, Tertidur LemaH, Kondisi Kaki Membengkak

TAK bisa bergerak. Terbaring lemah dengan kondisi kaki membengkak menjadi beban yang harus dijalani Marni (16). Putri ke tiga dari pasangan Dadang Sukmana (79) dan Maryani (58) yang beralmat di Kampung Ankola Rt 22 Rw 05 Desa Sukajadi Kecamatan Cibinong, Cianjur Selatan ini sudah mengalami penyakit kaki bengkak sejak lahir.

Laporan Abdul Aziz N Hakim

KONDISI tersebut seperti penyakit kaki gajah, keadaan Marni di usia satu hingga tiga tahun tidak terlalu parah seperti saat ini. Namun, pada usia lima tahun tidak bisa berjalan.
Keluarga sudah berupaya dengan berbagi cara, hingga melakukan pengobatan ke Puskesmas di Kecamatan Cibinong, Cianjur Selatan.

Namun dengan biaya yang sangat besar, keluarga mengurungkan niatnya untuk melanjutkan pengobatan. Keadaan keluarga yang di bawah kecukupan menjadi salah satu alasannya.

“Penyakitnya seperti kaki gajah, dengan kondisi kaki kanan membengkak dan itu dari lahir tapi belum terlalu parah seperti sekarang,” ujar Sekretaris Karang Taruna Kecamatan Cibinong, Teguh Agussetian.

Karang Taruna Kecamatan Cibinong pun berinisiatif melakukan donasi untuk pengobatan Marni. Bahkan demi menghadirkan para dermawan, kabar berita ini diunduh ke media sosial dan mendapatkan beragam respon warganet.

Secercah harapan pun muncul, kemarin (10/12) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur memberikan rekomendasi ke Puskesmas Kecamatan Cibinong untuk dirujuk pengobatan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang, Cianjur. “Tadi (kemarin, red) sudah dibawa ke RSUD Sayang hasil rekomendasi dari Dinkes ke Puskesmas kecamatan dan donasi yang kami kumpulkan akan diserahkan untuk biaya akomodasi pendamping Marni serta untuk bekal kehidupan keluarganya,” papar Teguh.(**)