Lima Orang KPK Geledah Kantor Dinas Pendidikan Cianjur

Penyidik KPK memperlihatkan barang bukti uang suap hasil operasi tangkap tangan (OTT) , beberapa waktu lalu. (Issak Ramadhan/JawaPos.com)

RADARCIANJUR.COM –  Sekretaris Dinas Pendidikan Cianjur, Asep Seapurohman, membenarkan kedatangan lima orang yang tidak dikenal yang di duga Komisi Pembarantasan Korupsi (KPK), membawa kunci ruangan kepala dinas dan ruang Kepala Bidang SMP yang terletak berjauhan.

Namun, dia belum bisa memastikan apakah kelima orang tersebut dari Komisi Pembarantasan Korupsi (KPK) atau preman yang melakukan tindak kriminal terhadap dua orang penting di Dinas Pendidikan Cianjur.

BACA JUGA : KPK OTT Bupati Cianjur

“Saya mendapat info dari beberapa staf terkait kedatangan lima orang yang tidak dikenal membawa kunci ruangan kadis dan Kabid. Mereka datang pagi-pagi, empat orang laki-laki dan satu orang perempuan,” katanya.

Dia menjelaskan, tidak tahu menahu terkait ditangkapnya kedua orang petinggi di Disdik Cianjur itu, terkait kasus apa atau operasi tangkap tangan, namun dia membenarkan kedua orang tersebut tidak terlihat sejak pagi hingga siang menjelang, bahkan telepon selular keduanya tidak dapat duhubungi.

“Mungkin saja Ini aksi premanisme yang menimpa keduanya, mungkin saja kepolisian dan mungkin juga KPK. Saya masih melakukan kordinasi dengan staf terkait masalah Ini,” katanya.

Pantauan di lapangan, sejak pagi hingga siang menjelang suasana di lingkungan Kantor Disdik Cianjur, sepi tidak seperti biasanya. Ruangan Kepala Dinas Cecep Sibandi dilantai II kantor tersebut dalam keadaan terkunci, sedangkan hal yang sama terlihat di ruangan Kabid SMP Rosidin, namun lampu dalam ruangan terlihat masih menyala.

Beberapa orang staf di ruangan kabid, terlihat hanya berbincang-bincang, bahkan ketika sejumlah pewarta datang mereka langsung terdiam, seorang diantaranya mengatakan kalau kabid tidak terlihat sejak pagi.

(ndk)