Cegah Kematian Ibu dan Bayi

FOTO: DADAN SUHERMAN/ RADAR CIANJUR DISKUSI: Beberapa petugas Puskesmas Cipanas berdiskusi sekaligus memberikan materi terhadap Paraji.

RADARCIANJUR– Puskesmas Cipanas mengadakan kegiatan Audit Maternal Perinatal (AMP) di Desa Cimacan. Hal ini merupakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk menulusuri kembali sebab dan pencegahan kematian ibu dan bayi.

Kepala Puskesmas Cipanas, Dewi Ratih menuturkan, kegiatan ini dilaksanakan dari Puskesmas Cipanas, yang memang diharapkan angka kematian maternal perinatalnya bisa lebih ditekan, bahkan berkurang terus di tiap tahunnya.

“Kami juga mengundang orang yang memiliki keterampilan dalam bidang persalinan atau kalau di suku Sunda itu, dinamakan Paraji. Nah, Paraji inilah yang sebetulnya orang terdepan yang dekat dengan masyarakat yang bisa menolong persalinan. Jadi kami juga memberikan penyuluhan terhadap para Paraji tersebut,” paparnya.

Dikatakan Dewi, angka kematian ibu dan bayi di tahun 2018 mengalami kenaikan. Dari data di Puskesmas Cipanas 2017 lalu mencapai dua orang, untuk 2018 sekarang ada tiga orang.

“Memang mengalami peningkatan satu orang. Hanya kalau dibandingkan dengan tahun 2016 lalu, itu mencapai enam orang. Jadi Alhamdulillah kita bisa menekan terus,” kata Dewi.

Dalam rangka kerjasama lintas sektor inilah, bisa saling mengingatkan dan berkoordinasi terus menerus khususnya dengan Paraji dan berbagai pihak di wilayah kecamatan maupun desa.

“Kami harapkan dengan giat ini, dapat menjadi evaluasi maksimal Puskesmas Cipanas dalam melayani masyarakat, khususnya terhadap persalinan ibu dan bayi agar semakin lebih baik,” pungkasnya.(dan)