Hari Ini Penetapan Herman jadi Plt Bupati Cianjur

Herman Suherman ditunjuk Kemendagri menjadi PLT Bupati. Foto : Fadil/Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Sejak dua hari lalu, Kabupaten Cianjur tanpa sosok pemimpin. Kepala Daerah, Bupati Irvan Rivano Muchtar ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Otomatis, kursi pemimpin daerah menjadi kosong.

Sesuai dengan kekosongan ini, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah menunjuk Wakil Bupati (wabup) Cianjur, Herman Suherman sebagai Plt Bupati.

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengatakan, kementerian dalam negeri (Kemendagri) sudah menunjuk Wabup Herman sebagai Plt. Penunjukan itu sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah.

“Sudah otomatis. Sudah sesuai aturan. Agar penanggungjawab tertinggi pemda tidak kosong sampai keputusan hak tetap,” ujarnya kepada Radar Cianjur.

Mendagri menambahkan, secara teknis, penetapan Plt Bupati akan menunggu proses penetapan surat keputusan (SK) dari Kemendagri. Surat itu akan diberikan kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

“Setelah itu, Gubernur akan menyerahkan SK kepada Plt Wabup,” tuturnya.

Sementara itu, Kabag Humas Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Azis Zulfikar mengungkapkan, hari ini, Jumat (14/12), penunjukan Wabup Cianjur sebagai Plt akan dilakukan di Gedung Sate, Bandung. Dalam form itu, SK penetapan pun akan segera diberikan kepada Wabup Herman.

“Betul. Info dari biro pemerintahan, besok (hari ini, red) akan ada penyerahan formulir berita hal penunjukan Wabup Cianjur sebagai Plt Bupati oleh Gubernur,” bebernya,

Di Cianjur, Wabup Cianjur, Herman Suherman mengaku telah ditunjuk oleh Kemendagri sebagai Plt Bupati Cianjur setelah Irvan Rivano Muchtar ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait dugaan korupsi pemotongan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan Kabupaten Cianjur tahun 2018.

“Hari ini (kemarin, red), tadi pagi Mendagri telah menunjuk wakil Bupati sebagai Plt Bupati Cianjur,” papar Herman, (13/12).

Menurut Herman, pasca Bupati Cianjur terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK, roda pemerintahan di Kabupaten Cianjur tidak terganggu. “Itu tidak menjadi kendala, roda pemerintahan berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Herman mengaku prihatin atas penetapan Bupati Cianjur, Irvan Rivano sebagai tersangka dugaan korupsi pemotongan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan Kabupaten Cianjur. “Sosok Irvan merupakan guru, sahabat, dan pimpinan dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Cianjur,” ungkapnya.

(yaz/dil)