2.866 E-KTP Dibakar

SEPI: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur bakal menarik setiap Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik dari masyarakat yang invalid periode 2011-2018.

RADARCIANJUR.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur akan melakukan pemusnahan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik sebanyak 2.866 keping. Hal tersebut berdasarkan instruksi dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait E-KTP yang tak berlaku dan rusak.

Pemusnahan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 470.13/11176/SJ tentang Penatausahaan E-KTP Rusak atau Invalid yang dikirim ke setiap kepala daerah yang ada di Indonesia.

“KTP Elektronik yang invalid kurang lebih sebanyak 2.866,” ujar Kepala Disdukcapil Kabupaten Cianjur, M Sidiq El Fatah.

Ia menjelaskan, E-KTP yang invalid meliputi fisiknya yang sudah tidak jelas atau buram, masa berlaku yang sudah kadarluarsa serta alamat ganda.

Untuk alamat ganda, pernah ditemui masyarakat yang berdomisili di beda wilayah.

“Warga diharuskan memilih salah satu E-KTP yang akan dicetak sehingga salah satunya dimusnahkan,” tuturnya.

Menurutnya, sosialisasi dilakukan dengan cara memberikan pemberitahuan ke tujuh kecamatan seperti Cianjur Kota, Warungkondang, Pacet, Ciranjang, Campaka, Sukanagara dan Sindangbarang. Nah, informasi tersebut disampaikan ke setiap desa lalu langsung ke masyarakat bagi yang akan memperpanjang diharuskan membawa E-KTP yang tidak berlaku.

Penarikan E-KTP dari masyarakat itu pencetakan pada tahun 2011 hingga 2018, dan pemusnahan tersebut dilakukan dengan cara dibakar.

“Besok (hari ini, red) akan dilakukan pemusnahannya dengan cara dibakar,” terangnya.

(kim)