Gilas Habis 1.000 Botol Miras

Ribuan miras digilas di Lapangan Prawatasari Cianjur

RADARCIANJUR.com – Pemerintah Kabupaten (pemkab) Cianjur, unsur TNI dan Polres Cianjur memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras) beralkohol sitaan di lapang Prawatasari (20/12) kemarin pagi. Pemusnahan itu dilakukan dengan digilas alat berat. Botol-botol dan jerigen berisi minuman oplosan tersebut hancur sementara minuman keras langsung mengalir deras di sisi lapang.

Bau alkohol pun tercium menyengat di sekitar lokasi pemusnahan. Terlihat para petugas mengenakan masker, sementara yang tidak memakai masker langsung menutupi hidung dan menjauhi lokasi. Selain pemusnahan minuman keras, juga dilakukan pembakaran e-KTP yang rusak. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyalagunaan terlebih saat ini adalah tahun politik.
Pemusnahan minuman keras dan pembakaran e-KTP itu dilakukan setelah gelar apel Operasi Lilin Lodaya 2018.

Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah mengatakan, gelar pasukan operasi Lilin Lodaya 2018 merupakan sebuah bentuk kesiapan pengamanan menjelang natal 2018 dan perayaan tahun baru 2019. “Untuk memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat yang merayakan Natal dan Tahun Baru. Polres Cianjur menyiapkan 12 pos pengamanan dan enam pos pelayanan yang tersebar di seluruh wilayah Cianjur,” katanya.

Ia menambahkan, selanjutnya Polres Cianjur akan melaksanakan Latihan Pra Operasi yang akan dilaksanakan di Mapolres Cianjur. “Floor tactical game fungsinya adalah memberikan pemahaman apabila ada kejadian di suatu tempat, siapa yang akan bergerak, kemudian seperti apa cara bertindaknya, jadi pada saat ada kejadian secara cepat dan tepat dalam mencegahnya atau menanganinya,” tuturnya.

Kegiatan gelar pasukan ini dari rangkaian rapat lintas sektoral yang dilakukan di Markas Kepolisian Resor Cianjur. “Gelar Pasukan Operasi Lilin ini untuk kesiapan pengamanan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 yang sebelumnya kita mengadakan rapat lintas sektoral untuk menyamakan persepsi, karena ini tidak hanya melibatkan Polri saja tapi dari TNI, pemerintah daerah dan masyarakat yang turun secara swakarsa,” ujar AKBP Soliyah.

Pasukan yang disiapkan sebanyak 1.058 personil dari gabungan Polri, TNI, Pemda dan juga masyarakat dan menyediakan pos pengamanan 12, enam pos pelayanan dan satu pos terpadu. Selain melakukan gelar pasukan, kegiatan dilanjutkan dengan latihan pra operasi serta floor tactical game yang memiliki fungsi untuk memberikan pemahaman apabila ada kejadian di suatu tempat mulai dari penanganan hingga tindakan yang harus dilakukan.

Dalam pemusnahan minuman keras (miras) hasil dari razia sekitar 1.000 botol dan juga pembakaran 6.142 keping e-KTP invalid setelah melakukan koordinasi dengan Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman.

(dil/kim)