Kelompok Usaha Danone Kampanyekan Pentingnya Konsumsi Buah dan Sayur bagi Anak Usia Dini di Cianjur

Pabrik Aqua Cianjur memberi edukasi gizi dan pengenalan sayuran sehat kepada orangtua dan guru Paud sekitar Pabrik Aqua Cianjur di wilayah Kecamatan Gekbrong, Kamis (20/12).

RADARCIANJUR.com – Buah dan sayur adalah komponen penting bagi kesehatan, terutama bagi pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak. Sayangnya, walau produksi buah dan sayur melimpah, konsumsinya di Indonesia masih rendah. BPS mencatat, dalam 5 tahun terakhir penurunan konsumsinya mencapai kurang dari setengah dari tingkat konsumsi yang direkomendasikan.

Untuk itu, hari ini, kelompok Usaha Danone melakukan edukasi kepada orang tua dan guru PAUD di Desa Gekbrong, Cianjur melalui program berkelanjutan ISI PIRINGKU.

Menurut data WHO setiap orang direkomendasikan untuk mengkonsumsi minimal 400 gram buah dan sayur ber orang per hari. Di Indonesia, Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI no.41 tahun 2014 tentang Penerapan Gizi Seimbang merekomendasikan konsumsi buah dan sayur mencakup 50% dari satu kali porsi makan.

Vera Galuh Sugijanto, General Secretary Danone Indonesia dalam pidato pembukaannya mengatakan,”Lima tahun pertama adalah masa emas pertumbuhan anak, sehingga penting untuk memastikan apa yang dikonsumsi anak saat ini adalah makanan yang bergizi, termasuk buah dan sayur. Orang tua dan guru memiliki peran penting untuk menentukan menu makanan anak sehari-hari baik di rumah maupun di sekolah.

Orang tua dan guru harus mengawal setiap asupan yang dikonsumsi anak agar bermanfaat bagi masa depannya.”

Untuk mengedukasi tentang manfaat dan meningkatkan kesukaan anak terhadap buah dan sayur, para peserta juga diajak untuk memahami lebih jauh manfaat mengkonsumsi sayur dan buah terhadap pemenuhan gizi ibu dan anak serta keluarga melalui kegiatan demo masak. Melalui kegiatan ini diharapkan ibu dan guru dapat menerapkan praktik penyajian buah dan sayur dalam makanan anak-anak sehari-hari sesuai dengan anjuran makan sekali saji ISI PIRINGKU.

Lebih lanjut, program edukasi ISI PIRINGKU adalah bentuk komitmen kelompok usaha Danone untuk mengkampanyekan gerakan hidup sehat melalui panduan makan sekali saji yang sesuai dengan anjuran pemerintah.

Bersama FEMA IPB, Danone mengembangkan panduan makan bergizi untuk anak 4-6 tahun yang dilengkapi dengan buku resep, alat peraga pendidikan dan pelatihan kepada lebih dari lebih dari 14.000 ibu dan anak, 700 Guru PAUD, di 160 PAUD di 6 provinsi di Indonesia.

Program pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan usaha hasil pertanian organik juga merupakan wujud misi perusahaan tentang Revolusi Pangan yang saat ini tengah dijalankan kelompok usaha Danone secara global.

“Saya berharap program edukasi dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan dapat memberikan manfaat bagi warga Kecamatan Gekbrong. Meningkatnya konsumsi buah dan sayur di desa ini, tidak hanya akan meningkatkan kesehatan anak-anak generasi penerus bangsa, namun juga perekonomian lokal warga.”, tutup Vera.

Danone adalah salah satu perusahaan makanan dan minuman terbesar di dunia yang memiliki misi memberikan kesehatan kepada sebanyak mungkin orang dan beroperasi di 160 negara dengan jumlah karyawan lebih dari 100.000 orang di seluruh dunia.

Di Indonesia, bisnis Danone terdiri atas tiga kategori utama, yaitu Air Minum dalam Kemasan dan Minuman Non Karbonasi, Nutrisi untuk Awal Kehidupan (Early Life Nutrition) dan Nutrisi Medis. Di Indonesia, Danone memiliki 23 pabrik dengan jumlah karyawan lebih dari 15.000 orang.

Danone Group di Indonesia berkomitmen untuk menciptakan lingkungan dan suasana kerja yang ramah dan ramah keluarga. Salah satunya dengan menerapkan kebijakan untuk mendukung tumbuh kembang anak di 1000 Hari Pertama Awal Kehidupan mulai dari anak di dalam kandungan hingga berusia 2 tahun.

(**)