Beredar Tahu Dicampur Pewarna Kain, Begini Cara Membedakannya

RADARCIANJUR.com – Temuan tahu kuning yang dicampuri pewarna kain membuat masyarakat was-was. Padahal tahu merupakan makanan yang setiap harinya dikonsumsi masyarakat.

Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bogor memberikan tips bagaimana membedakan tahu kuning yang asli dan tahu yang dicampuri pewarna kain (tekstil)

“Biasanya kalau yang dicampuri itu kalau di jatuhkan ke bawah tidak pecah, tapi kalau tahu asli itu pasti pecah, terus dari segi warnanya juga berbeda,” kata Kepala Bidang Tata Tertib Niaga pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bogor, Mangahit Sinaga kepada Pojokbogor.com, Sabtu (22/12).

Seperti diketahui, pada Jumat (21/12/2018) kemarin Pemeritahan Kota Bogor dalam hal ini Dinas Perdagangan dan Perindustrian bersama kepolisian Polresta Bogor melakukan operasi pasar.

Hasilnya ditemukan tahu kuning yang dicampuri dengan pewarna kain.

Dari pantauan Pojokbogor.com (Grup Radar Cianjur), ada ratusan tahu kuning yang dicampuri pewarna kain dan langsung diamakan oleh satgas pangan.

Kepala Satgas Pangan tang Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Agah Sanjaya mengatakan sidak ke pasar jambu dua ini bertujuan untuk menstabilkan harga serta menjaga terhadap barang-barang yang kira-kira merugikan masyarakat apalagi sebentar akan perayaan natal dan tahun baru

“Jadi kita ingin pastikan harga dari mulai suplai yang aman dan terkendali,” ujarnya kepada wartawan disela-sela operasi pasar.

Sementara terkait dengan penemuan tahu kuning yang dicampuri oleh pewarna kain, Agah menjelaskan akan dilakukan pembinaan terhadap pedagang.

“Namun kita menyarankan kepada penjual untuk memusnahkan itu dan jangan dijual,” ucapnya.

(adi/pojokbogor)