Oknum Guru SD Jual Tanah

LANGGAR ATURAN: Ini merupakan tanah pailit yang dijual SJN.

RADARCIANJUR.com – Seorang guru sekolah dasar asal Kecamatan Tanggeung, Kabupaten Cianjur, SJN (40), terpaksa berurusan dengan hukum. Pasalnya ia diduga telah menjual harta pailit seluas 1,5 hektare dari total 4 hektare yang masih dalam pengawasan.

Saat ini, SJN telah menjalani sidang yang kedua kalinya, agenda sidang masih dalam tahap mendengarkan keterangan para saksi.

Seorang kurator yang ditunjuk pengadilan sebagai kuasa atas tanah pailit, Tommy Bhail mengatakan, ia diberi kuasa untuk menjaga harta pailit di wilayah Cianjur tersebut.

“Sertifikat tanah harta pailit seluas empat hektare atas nama Deddy Hanurawan ada di saya, di pertengahan jalan SJN mengaku orangnya Deddy Hanurawan, saya sudah memberi tahu bahwa harta pailit jangan diganggu apalagi dijual, dia malah menjualnya,” kata Tommy.

Tommy mengatakan, SJN menjual tanah secara terpisah kepada beberapa warga dan hanya menggunakan kwitansi dalam jual beli tersebut.

Dalam kwitansi ada tanah yang dijual dengan harga Rp10 juta, Rp20 juta, dan beberapa kwitansi lainnya.

“Sebelumnya saya sudah memperingatkan SJN dan telah membuat surat pernyataan agar tanah pailit tersebut tak diganggu, tapi malah dijual juga,” ujarnya.

Tommy mengatakan, ia sempat mengumpulkan kepala desa, dan meminta SJN untuk menghadirkan Deddy Hanurawan. Tapi yang bersangkutan tak bisa menghadirkan makanya dilaporkan.

“Beberapa warga telah tertipu dengan jual beli tanah pailit tersebut karena hanya menggunakan kwitansi, adapun muncul akte yang dibuat pejabat dari Bandung, itu tak boleh seharusnya akte dibuat dimana kabupaten itu berada soalnya tanahnya ada di Cianjur,” kata Tommy.

Kasus guru SD menjual harta pailit ini masih mengagendakan sidang pemanggilan saksi pada minggu depan.

(dil)