Distribusi Logistik Harus Tepat Sasaran

FOTO: DADAN SUHERMAN/ RADAR CIANJUR EVALUASI: Rapat evaluasi yang digelar KPU Jabar, hal itu dilakukannya guna mengevakuasi penugasan para pengurus.

RADARCIANJUR.COM– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat melaksanakan rapat evaluasi dan refleksi akhir tahun 2018, yang dihadiri 27 Kota Kabupaten se-Jawa Barat. Kegiatan tersebut digelar di hotel Palace, Rabu (26/12).

Ketua KPU Jawa Barat, Rifqi Ali Mubarok menjelaskan, dalam rapat kali ini ada beberapa aspek yang menjadi bahan evaluasi KPU Jabar. Diantaranya integritas dan profesionalitas pengurus, sosialisasi dan partisipasi masyarakat dalam Pemilu, serta Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang sudah ditetapkan KPU Jabar.

“Kami pun mengingatkan masalah logistik yang harus dipastikan terkait dengan jumlah, waktu dan mekanisme distribusi. Sehingga tidak ada lagi masalah kekurangan terkait dengan hal itu,” katanya disela kegiatan rapat evaluasi.

Dalam beberapa aspek yang tadi disebutkan, Menurut Rifqi, harus betul-betul menjadi pelaksanaan Pemilu yang maksimal. Tidak ada lagi kekurangan, dari segi apapun.

“Kita ingin di 27 kota kabupaten se-Jawa Barat ini bisa lebih integritas dan independensi. Suara profesionalitas penyelenggara yang kemudian nanti diteruskan di tingkat PPK, PPS sampai bawahannya,” jelasnya.

Kemudian, terkait dengan sosialisasi dan partisipasi masyarakat, sudah sejauh mana efektivitas sosialisasi dan partisipasi yang sudah dilakukan masyarakat dengan pemilu 2019 nanti.

“Dan terkait Data Pemilih Tetap (DPT), Kami pun tetapkan akurasi mutakhir dan komprehensif nya. Harus di akurasi lagi serta divalidasi. Termasuk juga penyusunan DPTB dan DPPH,” ujarnya.

Selain itu ditambahkan Rifqi, terkait anggaran, harus dipastikan ketersediaannya. Sehingga nanti di Pemilu 2019, sudah maksimal dan bisa mencapai sesuai target.

“Anggaran ini harus bisa memenuhi tahapan demi tahapan sampai sejauh mana nanti kita evaluasi anggaran untuk bisa memenuhi kebutuhan selama Pemilu,” pungkasnya.

(dan)