Ratusan Umat Muslim Cianjur Gelar Aksi Bela Uyghur

BELA ISLAM: Sejumlah masyarakat dari berbagai elemen, kiyai, aktivis dan juga para santri saat aksi bela Islam Uyghur. FOTO:Hakim/Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Ratusan masa dari berbagai elemen seperti kiyai, aktivis dan para santri menggelar aksi damai untuk membela etnis muslim Uyghur di Cina.

masa aksi tergabung dalam beberapa Pondok Pesantren (Pontren), Majelis Ta’lim, Ormas Islam dari Front Pembela Islam (FPI) Cianjur turun ke jalan unjuk rasa (unras) aksi solidaritas serukan bela muslim di Uygur Xinjiang China melalui Istiqosyah di Masjid Agung, pukul 13:00 WIB, Jumat (28/12).

Aksi yang digelar dengan melakukan long march dari halaman kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur hingga Masjid Agung Cianjur berlangsung damai dan tertib.
Setibanya di Masjid Agung, masa melaksanakan solat ashar berjamaah terlebih dahulu, lalu dilanjutkan dengan kegiatan istigosah untuk mendoakan umat Islam Uyghur.

Panitia Aksi Bela Islam Uyghur, Jamal menuturkan, aksi ini merupakan aksi damai untuk saudara muslim Uyghur. “Aksi ini merupakan aksi damai yang kita lakukan dengan long march dari Kemenag hingga Masjid Agung Cianjur yang dihadiri seluruh elemen mulai kiyai, aktivis dan juga para santri, setelah itu kita lakukan juga istigosah,” ujarnya.

Selain menyerukan dukungan untuk muslim Uyghur, diadakan penghimpunan dana untuk muslim Uyghur yang saat ini masih berlangsung dan keseluruhan dana akan diserahkan sesuai agenda.

Bukan hanya itu saja, dalam istigosah pun turut mendoakan bangsa Indonesia serta Kabupaten Cianjur. Dengan doa yang dipanjatkan diharapkan pemerintahan daerah yang baru membawa kesejukan serta lebih baik lagi.

“Tentu kita juga mendoakan untuk kesejukan dan keteduhan di pemerintahan Kabupaten Cianjur yang baru ini,” tambahnya.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Front Pembela Islam (FPI) Cianjur, Alhabib Hud Alydrus mengatakan, sebagai muslim wajib membela dan harus ada toleransi. Karena selama ini sudah terlihat jelas ramai di berbagai media (medsos) atas kekejaman China terhadap saudara disana.

“Tentunya, kami merasa prihatin dan sedih melihat kekejaman dan kezaliman dilakukan terhadap saudara kita umat Islam berada di Uyghur China, dan ini harus segera diselesaikan pemerintah jangan hanya berdiam diri saja perlu ada penyelamatan. Artinya ada solusi dan langkah terbaik,” kata dia.

(kim)