Pengunjung Pantai Jayanti Turun Drastis

Pantai Jayanti

RADARCIANJUR.com – Dampak dari ramainya isu akan terjadinya bencana Tsunami yang menerjang pantai Cianjur Selatan, khususnya di Pantai Jayanti Kecamatan Cidaun, diakhir Tahun 2018. Pengunjung pantai drastis menurun, Selasa (1/1).

Selain itu, dampak dari isu itupun mengakibatkan sepinya pengunjung hotel dan villa yang ada di wilayah pantai Jayanti.

Menurut pantauan di lapangan, bukan hanya di pantai Jayanti terjadinya penurunan pengunjung. Termasuk di pantai Apra dan pantai Sereg.

“Dengan adanya isu akan terjadinya tsunami, mengakibatkan pengelola hotel mengeluh, karena tidak adanya pengunjung yang datang,” ujar Lili Somantri (50) salah satu pemilik rumah makan di wilayah pantai Jayanti.

Pihaknya menyebutkan, untuk tahun ini jelas para pengunjung menurun drastis hampir 80 persen penurunannya. Sehinga banyak merugi. Adanya isu atau infromasi sudah ramai diperbincangkan tsunami akan melanda pantai Selatan.

Senada diucapkan salah satu warga di wilayah pantai Sereg, Jajang (45) membenarkan terjadinya penurunan pengunjung yang datang, akan hal itu menurutnya menjadikan para pedagang merugi.

“Belum lagi banyak tamu yang membatalkan booking hotel dan vila, mudah mudahan untuk tahun akan datang tidak ada lagi isu-isu atau informasi belum jelas ramai seperti tahun ini. Dimana harusnya pihak pemerintah terutama BMKG bisa memberikan informasi benar dan akurat, supaya tidak simpang siur informasi atau beritanya,” katanya.

Sementara itu, Kasi Terantib Kecamatan Cidaun, Eli Suardi membenarkan, adanya isu tsunami dari mulai H-2 pergantian tahun terlihat di sejumlah pantai Cianjur Selatan. Adanya isu tersebut membuat membuat sepinya pengunjung yang berwisata ke pantai.

Setelah cek ke lokasi ke beberapa titik mulai dari hari Sabtu hingga Senin berpatroli yang terus ke wilayah pesisir pantai, salah satunya ke pantai Jayanti.

“Patroli turun langsung melibatkan semua unsur, baik Muspika, TNI dan Polri. Jadi tidak ada perubahan terkait adanya isu tsunami gelombang air laut, fakta dilapangan normal seperti biasanya,” katanya.

Kendati demikian, pihaknya mengimbau kepada para pengunjung supaya tetap selalu waspada dan berhati-hati, khususnya jika main di pingiran pantai.

“Sebagai bahan laporan kami menginformasikan, untuk sementara air laut normal tidak ada perbuahan. Jadi jangan takut dengan adanya isu tsunami akan menerjang pantai Jayanti, saat ini masih aman terkendali,”pungkasnya.

(mat)