Tahun Baru Sepi, Sampah di Cipanas Menurun

DIBERSIHKAN: Sejumlah petugas K3 Cipanas tengah melakukan penanganan sampah. FOTO: DADAN SUHERMAN/ RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.com – Pasca libur panjang Natal dan tahun baru, volume sampah di wilayah Cipanas tidak terlalu meningkat. Pasalnya, baik masyarakat maupun wisatawan yang merayakan pergantian tahun kali ini agak sepi, tidak seramai tahun-tahun sebelumnya.

Koordinator K3 Kecamatan Cipanas, Dede Ichsan mengungkapkan, baru pertama kali dari tahun 2012 silam, pihaknya mengalami penurunan penanganan volume sampah di liburan panjang natal dan tahun baru kemarin.

“Alhamdulillah tidak terlalu signifikan peningkatan volume sampah pada liburan kemarin, paling sekitar 30 persenan saja. Biasanya kalau liburan panjang akhir tahun itu, bisa mencapai 200 persen,” ungkap Dede Ichsan yang sekaligus aktivis kebersihan, di Rumah Singgah Sampah Cipanas, Rabu (2/1).

Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, menurut Dede, tahun ini sampah di dua Kecamatan Cipanas, Pacet khususnya mengalami penurunan. Hanya yang harus ditingkatkan terus, terkait penanganan di setiap masing-masing desa.

“Paling kebanyakan sampah rumah tangga, dan sampah wisata. Artinya kebanyakan sampah tersebut dari pengunjung yang datang ke Cipanas, bukan warga asli disini,” ujarnya.

Dikatakannya, sampah di Cipanas biasanya berkisar rata-rata 50 kubik perhari. Tetapi kali ini sekitar 80 kubik. Itu artinya kenaikan volume sampah sekarang tidak drastis.

“Memang disetiap tahunnya otomatis akan banyak penyampah baru. Itu terjadi karena sistem urbanisasi yang bermunculan di Cipanas ini. Jadi tidak heran kalau setiap hari hingga tahunnya sampah akan naik,” tuturnya.

Diungkapkan Dede, selama ini pihak K3 Cipanas selalu aktif memberikan imbauan kepada masyarakat. Baik berupa sosialisasi ataupun mengingatkan langsung kepada warga yang membuang sampah.

“Harapan kami di tahun 2019 ini, setiap desa bisa mempunyai alat angkut sendiri. Agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kebersihan secara maksimal. Dan Cipanas bisa menjadi kawasan yang bebas sampah,” tandasnya.

(dan)