Partai Pengusung Angkat Bicara Soal Cawabup Baru Cianjur

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Pasca Bupati Cianjur Irvan Rivano Muhtar terjerat kasus korupsi, Wakil Bupati Herman Suhrman menjadi Plt Bupati, sementara untuk kekosongan posisi Wakil Bupati menjadi hak dari partai pengusung.

Meski Partai Golkar selaku partai pengusung yang mempunyai kursi terbayak, namun hingga saat ini Partai Golkar belum mengambil sikap untuk menentukan siapa yang akan diposisikan sebagai wakil Bupati Cianjur.

Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat Ade Barkah Surahman mengatakan, Partai Golkar tetap menghormati proses hukum, meski siapapun yang bermasalah dengan KPK tidak ada yang pernah bebas murni.

“Siapa tahu nanti Cianjur mengukir sejarah, Bupati Cianjur bebas murni dan dikembalikan martabatnya. Untuk itu kita terlalu prematur jika membicarakan wakil bupati hari ini.

Menurut Ade, jika masih ada Plt Bupati belum dapat disebut ada kekosongan, dan jika nanti Plt Bupati sudah dilnatik menjadi Bupati definitif, baru disitu ada kekosongan posisi wakil Bupati.
“Makanya kita sebagai partai pengusung tidak mau berbicara wakil dulu,” ujarnya.

Ade mengatakan Partai Golkar akan menentukan sikap jika telah ada putusan inkrah dari pengadilan terkait kasus yang menjerat Bupati Cianjur.

“Golkar tidak jumawa, masih ada PKB, ada PBB, sebagai partai pengusung, nanti kita akan berembuk setelah ada vonis dari pengadilan,” katanya.

Ade mengaku mengaku hingga saat ini sudah banyak yang melamar untuk posisi wakil bupati Cianjur, namun Partai Golkar tetap akan berpegan pada aturan yang ada.

“Kalau yang ngelamar, yang nelpon ingin jadi wakil bupati sudah banyak, namun tidak bisa kami sebutkan namanya, yang pasti ada yang dari partai politik dan ada juga dari birokrasi,” pungkasnya.

(radar cianjur/dil)