Soal Prostitusi Online, Polisi Sebut Masih Ada Artis Lain

MINTA MAAF: Usai diperiksa Vanessa Angel sempat meminta maaf kepada publik atas kegaduhan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat di Mapolda Jatim, Minggu (6/1).

RADARCIANJUR.com – Terkait pengembangan kasus prostitusi online, polisi menyebut ada beberapa artis lain yang terlibat. Sebelumnya, ada dua artis yang tertangkap karena diduga terlibat yakni Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila.

“Iya kemungkinan (ada pengembangan), ada artis. Artis (yang terlibat),” kata Kasubdit V Cyber Crime AKBP Harissandi di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Minggu (6/1).

Namun, Harissandi enggan menyebutkan siapa artis tersebut. Pihaknya mengatakan masih dalam pengembangan karena saat ini polisi sedang memeriksa lima saksi. Lima saksi tersebut yakni artis, dua muncikari dan satu asisten.

Selain itu, Harissandi mengatakan pihaknya juga masih memeriksa barang bukti. Barang bukti tersebut berupa ponsel dari para artis dan muncikari. “Ini masih tahap pemeriksaan barang buktinya melalui percakapan handphonenya,” imbuh Harissandi.

Prosttusi online yang melibatkan artis ini bukanlah pertama kalinya. Sebelumnya pada 2015 silam, Satuan Unit Resor Kriminal Umum Polres Metro, Jakarta Selatan menangkap seorang mucikari bernama Robby Abbas sekaligus model seksi, Amel Alvi (AA). Menurut Robby, tarif yang dipatok untuk AA tidak terlalu mahal, yakni hanya Rp80 juta.

Robby, yang mempunyai 200 daftar perempuan yang setengahnya berprofesi sebagai artis mengaku bisa menghargai seorang artis hingga bernilai Rp200 juta. Robby memang tidak menyebutkan identitas artis tersebut. Namun di jejaring sosial beredar inisial artis berserta tarifnya.

“Rate harga tergantung ceweknya sendiri. AA Rp 80 juta. Saya dapat 20 persen,” kata RA di ruang Kanit I Krimum, Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (11/5/2015).

Satu tahun kemudian, Robby kembali buka suara tentang bisnis prostitusi yang pernah ia jalani itu. Jika diingat, ada tiga artis perempuan yang namanya santer menjadi ‘rekan kerja’ Robby saat menjalani bisnis prostitusi, yakni Shinta Bachir, Tyas Mirasih dan Amel Alvi.

Robby berkisah, jika dari ketiganya, Shinta Bachir lah yang paling laris diburu kliennya. Bahkan, tarif jasa yang dibanderol untuk Shinta, terbilang paling mahal di antara Tyas dan Amel. “Menguntungkan, tergantung saya jualnya. Kalau antara Amel Alvi, Shinta Bachir dan Tyas Mirasih yang paling mahal itu Shinta,” kata Robby di SPKT Polda Metro Jaya, Rabu (21/9/2016).

Robby membeberkan bahwa tarif untuk Shinta Bachir masih puluhan juta. “Masih puluhan juta, lima puluhan lah (Rp50 juta sekali sewa, red),” kata Robby, waktu itu.

Kepada Hotman Paris, ketika menjadi bintang tamu dalam acara Hotman Paris Show pada 4 Januari 2018 lalu, Robby mengaku mendapatkan keuntungan fantastis dari bisnis ini. “Misal tarif (awalnya) 15 juta (short time) aku naikin jadi 20 sampai 25 juta,” ujar Robby Abbas.

“Jadi anda dapat 10 juta (satu perempuan), wah itu 10 juta kalau anda pegawai kantor sudah gaji 3 orang itu,” sahut Hotman Paris terkejut.

Robby juga membuat pengakuan keuntungan terbesarnya dalam sekali transaksi pernah mencapai Rp100 juta. “Dalam setiap itu (satu kali transaksi dari menawarkan perempuan) aku pernah dapat 100 juta,” ujar Robby Abbas saat ditanya keuntungan terbesarnya.

Bahkan, dari ratusan stok perempuannya, Robby mengaku pernah menawarkan perempuan diharga termahalnya hingga Rp200 juta untuk short time. “Paling mahal Rp200 juta untuk short time. Yang pesan seorang pengusaha batubara di daerah untuk entartain pejabat di daerah setelah dia menang tender,” sambung Robby.

Robby sudah membuka bisnis ini sejak 2005 silam. Lalu pada 2015 silam, bisnis Robby ini diketahui oleh pihak berwajib.

Ia sudah menjalani hukuman 1 tahun 4 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 26 OKtober 2015.

(*/tri)