Setelah Gerindra, Selanjutnya Berkarya

RADARCIANJUR.com – Setelah sebelumnya Partai Gerindra melapor ke Bawaslu soal pengrusakan Alat Peraga Kampanye (APK), kini giliran PArtai Berkarya.

Calon anggota DPR RI dari Partai Berkarya keluhkan adanya pengrusakan alat peraga kampanye (APK) miliknya, yang terpasang di 10 kecamatan di Kabupaten Cianjur.

Calon anggota DPRRI dari Partai Berkarya Iyet Rachmawati mengatakan ada sekitar 32 APK miliknya yang terpasang di tempat-tenpat yang sesuai dengan arahan KPU.

“Saya sedih ya liat baligho saya di rusak seperti ini padahal baligho saya terpasang sesuai aturan KPU dan ini terpasang di jalan protokol yang ada di 10 kecamatan bahkan lebih ya,”katanya kepada Radar Cianjur.

Iyet mengatakan, dari data yang dikumpulkannya baligho miliknya yang dirusak berukukan 4×6 meter dan 3×4 meter, yang terpasang di Jalan Raya Cilaku, Jalan Raya Cibeber, Jalan Raya Cempaka, Jalan Raya Sukanegara, Jalan Raya Pagelaran, Jalan Raya Tanggeung, Jalan Raya Cibinong, Jalan Raya Cikadu, di Jalan Raya Leles, Jalan Raya Agrabinta Sindangbarang, dan Jalan Raya Naringgul.

“Baligho – baligho itu dirusak oleh orang yang tidak dikenal dengan cara dirobek-robek dan ada juga yang nyaris dirobohkan,”katanya.

Terkait pengrusakan APK tersebut, Iyet langsung melaporkan kejadian itu ke kantor Pengawas Pemilu (Panwas) Kecamatan Sindang Barang dengan memberikan bukti-bukti baligho yang dirusak.

“Ini sudah saya laporkan ke Panwas Kecamatan Sindang Barang dan saya laporkan juga ke DPP Partai Berkarya dan DPP juga akan menindak lanjuti secepatnya kasus ini dan akan memproses hukum dengan melaporkan juga ke kepolisian” ujarnya.

Sementara itu ketua Panwas Kecamatan Sindang Barang Taufik Iskandar mengatakan pihaknya sudah menerima laporan terkait dirusaknya 32 Alat Peraga Kampanye milik Iyet Rachmawati.
“Ya tadi kami sudah menerima laporan dari bu Iyet Caleg DPR RI dari partai Berkarya dan kami akan menindak lanjuti kasus ini selain itu juga kami akan mengawasi semua alat peraga kampanye di zona kami,” tuturnya .

Sementata itu, Sekretaris DPD Partai Berkarya Cianjur Dhira Devara Putra Annoira mengatakan, pihaknya tidak mengetahui adanya pemasangan dan pengrusakan APK milik Caleg DPRRI dari Partai Berkarya.

“Kami tidak mengetahui dimana saja APK milik Caleg DPRRI terpasang, karena selama ini tidak ada pemberitahuan kepada kami, begitupun dengan APK yang dirusak kami tidak mengetahuinya,”pungkasnya.

(dil)