Pasar Swasta Semakin Meningkat

FOTO: DADAN SUHERMAN/ RADAR CIANJUR RAMAI: Sejumlah pengunjung yang akan berbelanja ke Pasar Cibadak Trade Center yang begitu padat.

RADARCIANJUR.com-Pengelolaan Pasar Cibadak Trade Center (CTC) yang dulu dikenal dengan Pasar GSP, Cibadak Sukaresmi, di usia yang ke-15 tahun ini mengalami peningkatan. Hal tersebut terbukti sesuai data di lapangan, dari penambahan kios dan lapak yang ada di pasar tersebut. Bermula hanya 300 lapak dan kios, kali ini mencapai 500 kios dan lapak.

Pengelola Pasar Cibadak Trade Center Ade Permana mengatakan, dalam pengelolaan sejak 2003 lalu hingga sekarang Pasar CTC mengalami peningkatan, baik dari pengunjung, pembeli kios, dan lapak disini.

“Alhamdulillah sekitar 500 lapak dan kios sudah penuh terjual. Kedepannya Insya Allah akan membangun lagi di sebrang Pasar CTC,” kata Ade.

Dari 500 kios dan lapak yang tersedia, terdiri dari kios sembako, pakaian, sayur mayur dan segala macam jenis kebutuhan masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Sukaresmi.

“Yang paling banyak datang atau konsumen adalah masyarakat setempat yang dekat dengan Pasar CTC, yakni warga Sukaresmi. Dan kadang-kadang orang timur tengah pun sering belanja kesini,” paparnya.

Dilihat dari sisi pendapatan, menurut Ade, pasar ini dikelola oleh pihak swasta. Artinya, Pasar CTC ini tidak ada kaitannya dengan Pemerintah Kabupaten Cianjur. “Karena disini kebanyakan kios dan lapak punya pelanggan masing-masing,” ucapnya.

Adapun sejumlah harga di Pasar CTC, menurut Ade, tidak ada yang terpatok sama dengan pedagang yang lain. Karena tidak dikelola oleh pemerintah.

“Untuk sekarang Alhamdulillah pengunjung pun bisa dikatakan mencapai 75 persen terus meningkat. Karena kawasan ini lebih mudah dilalui kendaraan umum,” jelasnya.

Selain itu, dikatakan Ade, terkait keamanan, pihaknya mensiagakan sebanyak 12 personil keamanan yang dibagi tiga ship setiap harinya.

“Masing-masing per ship itu ada empat orang. Dan untuk kebersihan pun tiap hari dijaga dengan baik, dari mulai sampah, dan kebersihan di dalam pasar,” pungkasnya.

(dan)