Harga Buah-buahan Meroket

RADARCIANJUR.com– Harga buah-buahan di Pasar Tradisional Cipanas mengalami kenaikan hingga 50 persen. Naiknya harga buah-buahan tersebut dipicu mengalami kurangnya stok barang dari agen.

Salah seorang pedagang buah-buahan di Pasar Cipanas, Andri (45) mengatakan, sudah hampir sepekan harga beberapa buah-buahan mengalami kenaikan, seperti harga buah semangka yang semula Rp8 ribu per kilonya menjadi Rp12 ribu per kilonya. Sedangkan belimbing yang semula Rp13 ribu menjadi Rp18 ribu per kilonya.

Andri mengaku, bulan-bulan ini penghasilannya tidak bisa ditebak. Yang biasanya sehari bisa mencapai Rp1 juta, akibat naiknya harga buah penghasilannya pun menurun hingga Rp500 ribu.

“Memang sudah seminggu ini sejumlah buah-buahan mengalami kenaikan yang signifikan. Apalagi buah mangga, karena memang belum musimnya lagi,” kata Andri.

Dampak dari penjualannya tersebut, menurut Ridwan, dari pembeli ada beberapa yang mengeluhkan. Tetapi ada juga yang mengerti dengan kondisi seperti ini.

“Mungkin untuk pembeli sih sudah biasa. Hanya bisa-bisa kita saja yang menjelaskan kenaikan harga tersebut,” ujarnya.

Sementara itu Ridwan (35), salah seorang pembeli pun mengeluhkan kenaikan harga buah yang cukup signifikan itu.

“Saya sedikit bingung, harga buah cukup tinggi, yang tadinya Rp15 ribuan bisa sampai Rp30 ribuan perkilonya,” ujarnya.

Ridwan berharap, harga buah-buahan tersebut bisa cepat turun. Apalagi untuk buah mangga, karena untuk usaha kecil seperti dirinya sangatlah berharga.

“Semoga harga buah-buahan cepat turun dan normal kembali seperti semula. Apalagi kan saya jualan jus, jadi kalau harga buahnya naik, nanti harga jus juga harus ikut naik,” tukasnya.

(dan)