Rumah Kosan Wajib Berizin

RADARCIANJUR.com – Rumah sewa atau yang saat ini sering disebut sebagai kosan menjadi salah satu tren untuk dihuni oleh pelajar hingga pegawai. Di Kabupaten Cianjur, usaha kos-kosan sudah sangat banyak, biasanya kosan terdapat di dekat sekolah maupun pabrik.

Namun membuat usaha kosan tak sembarangan membangun, pemilik harus memiliki izin seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dengan fungsinya sebagai usaha.

Sesuai Pemerintah Pusat Nomor 24 Tahun 2018 (PP 24) setiap usaha harus memiliki izin dengan melakukan pendaftaran yang terintegrasi secara elektronik melalui sistem Online Single Submission (OSS).

“Harus memiliki izin dan melakukan pendaftaran di aplikasi (OSS, red) yang nantinya mendapatkan nomor induk usaha sebelum ke IMB,” ujar Kepala Seksi Penyelenggara Perizinan dan Non Perizinan Bidang Pembangunan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Superi Faizal.

Tak ada kesulitan untuk membuat perizinan tersebut, saat ini sudah ada aplikasi pada ponsel, tinggal mengikuti prosedur yang tertera pada aplikasi.

Rata-rata pemilik kosan yang membuat IMB, karena akan membuat mengajukan pinjaman kepada pihak bank. Namun, tidak semua pemilik kosan tidak taat terhadap aturan, ada beberapa yang masih membuat ijin untuk usaha tersebut seperti di wilayah Ciranjang.

Bangunan rumah yang dijadikan kosan berupa ruang petakan harus tetap membuat izin, sehingga izin tersebut dirubah dari fungsi rumah tinggal ke unit usaha. Ini sudah tertuang dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum (Permen PU) Nomor 19. “Tetap harus bikin (IMB, red) jadi nanti fungsinya berubah dari rumah tinggal ke fungsi unit usaha dengan indeks fungsinya 1,1,” terangnya.

Nah, bagi pemilik yang masih membandel dan tidak mengindahkan imbauan tersebut, akan dilakukan penindakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Penindakan itu hasil dari surat rekomendasi dari DPMPTSP.

(kim)