Debat Capres Perdana, Jokowi Punya Pengalaman, Prabowo Punya Ketangguhan

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Hari ini, Kamis (17/1), debat perdana calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) akan digelar di Hotel Bidakara, Jakarta. Debat perdana dalam gelaran pemilihan presiden (pilpres) 2019 ini akan mempertemukan pasangan calon nomor urut 1, Joko Widodo-Ma’ruf Amin dengan pasangan calon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Untuk debat capres perdana ini ada empat tema yang diangkat, yakni hukum, hak asasi manusia (HAM), korupsi, dan terorisme. Para pasangan calon akan meladeni ragam pertanyaan dari moderator. Adalah mantan pembawa berita Ira Koesno dan Imam Priyono sudah diplot sebagai moderator sekaligus memandu jalannya debat pertama ini.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sendiri sudah mengagendakan empat debat lagi dalam kurun sekitar dua bulan ke depan dengan tema yang berbeda-beda.

Memandang debat capres yang akan terselenggara malam ini, Wakil Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Amin Kabupaten Cianjur, Jimmi Perkasa Has menilai, debat kali ini sangat dibutuhkan masyarakat Indonesia khususnya warga Cianjur sebagai calon pemilih.

Pasalnya, di dalamnya terdapat pemaparan dan penyampaian visi misi. “Kita bisa melihat, sampai sejauh mana para calon mulai dari penampilan, kecerdasan, kemampuan berpikir dalam cara menyampaikan persoalan,” ujar Ketua DPC PPP Kabupaten Cianjur ini.

Terkait empat tema yang diangkat, Jimmi optimis, Jokowi-Amin mampu tampil maksimal dan bisa menjawab materi tentang penanganan HAM, korupsi, hukum dan terorisme. “Karena kita tau beliau adalah incumbent yang telah terbukti banyak menyelesaikan persoalan itu,” tuturnya kepada Radar Cianjur.

Ia menambahkan, kemampuan dan kecerdasan Jokowi sudah terbukti di berbagai lini seperi ilmu agama, pendidikan, kesehatan, infrastruktur. “Jokowi sudah terbukti menangani yang biasa kita kenal dengan sebutan IPOLEKSOSBUDHANKAM. Nah, kita butuh presiden (Jokowi) yang bisa menjawab itu semua,” paparnya optimis.

Lain ladang lain belalang. Kubu Prabowo-Sandi merasa jauh lebih baik. Sekretaris Koalisi Indonesia Menang Kabupaten Cianjur, Prasetyo Harsanto mengungkapkan, melihat background Prabowo sebagai mantan Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus, Prabowo dinilai akan mampu membawa Indonesia lebih baik lagi di bidang penanganan hukum dan terorisme.

Menurutnya, masih banyak nilai minus Jokowi yang perlu dibuktikan. “Catatan rezim saat ini salah satunya yang belum selesai kasus Novel Baswedan. Masih ada intimidasi. Akan kita buktikan penegakan hukum akan jauh lebih baik lagi dari saat ini,” papar Sekertaris DPC Partai Gerindra Cianjur ini.

Ia pun tak lupa dan mengintruksikan segenap masyarakat Cianjur untuk menyaksikan debat hari ini. Karena menurutnya, di dalam debat kali ini kedua pasangan akan memaparkan visi misi masing-masing. Di kubu Prabowo, lanjut Pras, pasangan Prabowo-Sandi akan memaparkan visi misinya dengan mengutamakan NKRI. “Kami akan melindungi seluruh bangsa Indonesia tanpa terkecuali termasuk kaum minoritas,” pungkasnya tadi malam.

Hal senada diungkapkan Ketua Umum Relawan PADI Kabupaten Cianjur, Jamaluddin Junaedi. Baginya, Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang tangguh. Artinya, bukan tangguh dalam hal perkasa atau gagah melainkan membutuhkan sosok pemimpin yang dihormati. “Butuh capability yang kuat sehingga mampu mengembalikan bangsa ini kepada khitoh-nya,” ungkapnya.

Ia menilai, Prabowo merupakan sosok yang taktis dan visioner sehingga dianggap mampu membawahi dan mengayomi serta memberi contoh yang baik kepada masyarakat Indonesia. “Sejak dua tahun belakang banyak potensi perpecahan yang harus diredam. yang seperti ini harus dibenahi. Apabila dibiarkan akan menjadi semakin buruk,” tegasnya.

(yaz)