Bus dan Truk Nekad Terobos Jalur Puncak

FOTO: DADAN SUHERMAN/ RADAR CIANJUR BANDEL: Salah satu angkutan umum Bus jurusan Garut-Jakarta sedang menunggu penumpang di wilayah Cipanas jalur Puncak Cianjur-Bogor.

RADARCIANJUR.com– Kendati belum adanya keputusan resmi terkait izin dibukanya jalur Puncak Cianjur-Bogor. Namun sejumlah trayek angkutan umum (Angkum) bus dan truk muatan besar terus melintas di jalur tersebut. Padahal jika dilihat dari acuan keputusan kementerian terkait, belum ada kejelasan perihal surat resmi terkait izin tersebut.

Kasatlantas Polres Cianjur AKP Adhimas Sriyono mengatakan, sejauh ini upaya dari Kepolisian Lalu Lintas Polres Cianjur terus memantau dan memberikan imbauan kepada para pengguna jalan tersebut.

“Memang sejak beberapa hari ini bus dan truk besar banyak yang melintas. Tetapi kami pun masih berikan tindakan berupa teguran saja,” katanya saat dikonfirmasi.

Diungkapkannya, penyekatan atau tanda untuk tidak melintas di wilayah Bogor sendiri sebetulnya sudah dibuka. Tetapi untuk di wilayah Cianjur ini, masih terpasang tanda larangan angkum bus dan truk tersebut.

“Karena di Bogor itu sudah tidak ada penyekatan. Jadi mereka (penumpang) bisa leluasa naik dari sana. Kalau di Cianjur sendiri masih disekat oleh barier,” ujarnya.

Menurutnya, pihak kepolisian pun tidak tutup mata, jika ada bus dan truk melintas, jika anggotanya sedang tidak ada di pos pengamanan tersebut. Tetapi apabila didapati masih ada yang bandel, pihaknya akan minta untuk putar balik.

Sementara itu, salah seorang warga Cipanas Dedi (37) mengaku, adanya sejumlah bus yang melintas ke arah puncak dan sebaliknya, dirinya merasa tidak setuju. Belum lagi, menurutnya jika di jalur tersebut terjadi hal yang tidak diinginkan kembali, seperti longsor atau amblas jalan.

“Belum juga diresmikan oleh pemerintah, baik dibuka atau masih ditutup, ko sudah bisa lewat-lewat gitu aja. Apalagi kan angkum semacam itu, cukup rentan juga kalau di jalur puncak,” katanya.

(dan)