Dana PKH Kembali Disunat, Kecamatan Akan Panggil Koordinator PKH

RADARCIANJUR.com-Dana bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) kembali disunat. Dugaan dilakukan beberapa oknum dengan besaran potongan Rp500 ribu yang terjadi pada bulan Agustus 2018 lalu.

Dana PKH yang biasanya diterima per tiga bulan itu diduga tidak cair, bahkan sebagianya lagi diterima tidak utuh.

Seperti dialami Imas (35) penerima PKH warga Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur. Dirinya pada pencairan tahap ketiga tidak menerima dana tersebut. Selanjutnya di tahap keempat juga hanya menerima setengahnya saja dari nilai umumnya.

Maka menurutnya, ada kemungkinan dana bantuan yang dikucurkan pemerintah pada tahap ketiga dan keempat disunat oknum PKH.

“Bukan hanya itu saja, pada pencairan tahap berikutnya juga sama dipotong juga. Saya hanya menerima setengah dari nilai biasanya Rp250 ribu,” kata Imas kepada Radar Cianjur, kemarin.

Namun anehnya pada tahap keempat dana Rp250 ribu, ditambah uang talangan sebesar Rp150 ribu, jadi total yang keterima Rp400 ribu.

“Saya heran dengan bantuan talangan yang diberikan oleh koordinator PKH, apalagi alasan duit itu sebagai tambahan, padahal pencairan di tahap ketiga saya tidak menerima,” terangnya.

Atas hal itu ditenggarai ada kejanggalan dan dirinya meminta penjelasan koordinator PKH. “Apalagi kartu PKH hampir lima bulan lebih ditahan oleh koordinator PKH,” aku Imas.

Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Cianjur, Ani Nuryanti ketika dimintai penjelaskan berjanji akan mengecek kebenaran atas dugaan tersebut.

“Ini akan jadi bahan catatan dan evaluasi kami. Jujur saja dan perlu diketahui hingga saat ini saya belum menerima laporan terkait hal itu, karena selama ini uang bantuan PKH selalu lancar tidak ada hambatan,” ungkapnya.

Ani menambahkan, mengenai kartu PKH seharusnya dipegang oleh penerima, bukan koordinator dan uang itu tidak boleh ada potongan sepeserpun.

Pihaknya juga akan segera memanggil koordinator PKH Cianjur. “Nanti saya minta penjelasan sekaligus kita ketemukan dengan penerima manfaat. Jadi biar cepat beres permasalahan ini,” pungkasnya.

(mat)