SMKN 1 Pacet Ciptakan Sekolah Bebas Sampah

SMKN 1 Pacet
KREATIF: Kepala sekolah serta siswa SMKN 1 Pacet menunjukan tanaman hijau, agar terciptanya lingkungan bebas sampah. FOTO: DADAN SUHERMAN/ RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.com – SMKN 1 Pacet gencar menerapkan prinsip sekolah tanpa sampah. Hal itu dilakukannya sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan.

Kepala SMKN 1 Pacet Ida Yuniati Surtika menuturkan, ini tentunya tak lepas dari berbagai pihak yakni pihak sekolah, siswa, dan masyarakat sekitar yang ikut bersama-sama menjaga lingkungan.

Pihaknya mencanangkan tiap hari bebas sampah, dengan program ‘Zero Rubbish’. “Hal ini merupakan wujud nyata penerapan pendidikan karakter kepada siswa. Jadi, setiap anak diwajibkan membuang sisa/bekas makanan dan tempat minum ke tempat sampah yang disediakan. Sehingga terciptanya sekolah ramah lingkungan,” ujarnya.

Saat ini pun selain siswa yang berperan aktif agar lingkungan sekolah bersih, para tenaga pengajar hingga dirinya pun sebagai kepala sekolah ikut aktif dalam pengelolaan sampah.

“Ada beberapa macam kelompok kerja. Misalnya bank sampah dan komposter (pengomposan). Tugas kelompok bank sampah seperti mengelola, menimbang dan mendaur ulang sampah organik dan non organik,” paparnya.

Menurutnya, untuk sampah organik nantinya bisa dijadikan bahan baku untuk pembuatan pupuk. Nantinya pupuk tersebut bisa digunakan untuk menanaman aneka jenis tanaman.

“SMKN 1 Pacet ini menerapkan sekolah hijau, setiap lingkungannya dilengkapi aneka jenis tanaman, baik sayur mayur, tanaman hias, dan aneka jenis tanaman lainnya. Jadi pupuk tersebut kami manfaatkan untuk tumbuh kembang tanaman,” ujarnya.

Selanjutnya, untuk sampah non organik seperti plastik kemasan makanan, kita daur ulang menjadi beberapa kerajinan hingga media untuk menanam aneka jenis tanaman.

“Kami pun membuat vertical garden di setiap sudut ruangan, dan lingkungan sekolah. Taman tersebut dibuat atas kreativitas siswa didampingi guru,” katanya.

(dan)