Wabah DBD di Cianjur Makin Ganas

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Serangan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditimbulkan dari gigitan nyamuk Aedes aegepty terus mewabah di kawasan wilayah Kecamatan Cipanas. Mewabahnya kasus DBD ini lantaran, hujan yang terus mengguyur wilayah Utara Cianjur dan sekitarnya sejak beberapa hari terakhir sehingga mengakibatkan kian berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegepty.

Terhitung sejak dua minggu yang lalu, jumlah angka penderita kasus DBD sekitar 20 orang, dari salah satu dusun yang berada di Kecamatan Cipanas.

Ketua RT di salah satu Kampung di Kecamatan Cipanas, Fauzi mengungkapkan, dua puluh warganya sudah keluar masuk rumah sakit terdekat sejak dua minggu yang lalu. Bahkan sebagian warga juga sekarang masih berada di rumahnya masing-masing karena penyakit DBD. “Memang saat pertama kali ditemukan, warga itu demam tinggi, atau semacam penyakit typus. Kemudian kami membantu membawanya ke rumah sakit terdekat,” ujarnya.

Ia menambahkan, beberapa warga pun ada yang ditangani di rumahnya masing-masing. Menurutnya, penderita DBD sudah dilakukan infus dan penanganan dokter setempat. “Dulu sih belum pernah ada warga yang terjangkit DBD ini. Hanya mungkin pertamanya, karena kemarin-kemarin ada kolam umum yang belum sempat dibersihkan, mungkin karena itu,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Cipanas, Dewi Ratih menuturkan, pihaknya terus berupaya menanggulangi mewabahnya DBD tersebut dengan pemeriksaan jentik ke rumah-rumah warga yang dirasa adanya potensi wabah DBD. “Pertamanya karena adanya laporan dari masyarakat, dan kemudian kami tinjau ke rumah sakit. Terus melakukan pemeriksaan jentik ke sejumlah rumah di wilayah Cipanas,” kata Dewi kepada Radar Cianjur.

Ia menuturkan, tindakan selanjutnya dari pihak Puskesmas Cipanas yaitu dengan cara menyampaikan surat kepada pemerintah, baik tingkat kecamatan, dan desa. Menurutnya, sudah dilakukan juga semacam koordinasi hingga ketingkat RT. “Kami juga sudah kumpul dan membahas segera penanganan ini dengan sejumlah ke RT an di beberapa desa. Bahkan nantinya akan ditindaklanjuti ke Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan akan lakukan fogging (pengasapan),” tukasnya.

(dan)